Pilkada Serentak 2020
Ungkit Pernyataan Lama Gibran Enggan Terjun Politik, Effendi Gazali: Sekarang Sudah Merasa Bidangnya
Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menyinggung pernyataan lama Gibran Rakabuming Raka yang menyebutkan enggan terjun politik.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Effendi lalu menjelaskan alasan Gibran setuju maju dalam politik yang awalnya sangat dihindari.
"Barangkali dia merasa sekarang sudah bidangnya? Dia yang sebelumnya sekolahnya juga bukan sekolah politik bukan bidangnya," papar pengamat politik tersebut.
"Barangkali sekarang ada perkembangan, sudah merasa bidangnya," lanjutnya.
Ia bahkan menyindir dengan penyataan Gibran sebelumnya yang khawatir rakyat akan bertambah susah.
"Jangan-jangan sekarang rakyat sudah susah, maka Mas Gibran mau terlibat politik," ucap Effendi.
Lihat videonya mulai menit 20:00
Gibran Berpotensi Jadi Calon Tunggal di Solo
Pakar hukum tata negara Refly Harun menyoroti majunya putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Solo 2020.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam kanal YouTube Refly Harun, diunggah Selasa (21/7/2020).
Diketahui DPP PDIP mengusung Gibran berpasangan dengan Teguh Prakosa, serta didukung Golkar, PAN, Gerindra, dan PSI.
• Pesan Ganjar Pranowo untuk Gibran Rakabuming: Soliditas Partai Paling Nomor Satu, Dikumpulkan Lagi
Pasangan tersebut berpotensi menjadi calon tunggal di Kota Solo karena satu-satunya oposisi, PKS, tidak cukup memiliki kursi di DPRD untuk mengusung calon.
Menanggapi hal itu, Refly menyoroti kemungkinan Gibran bersaing melawan 'kotak kosong'.
Ia menilai kini sulit bagi PKS untuk mengajukan calon wali kota.
"Kalau semua partai mendukung Gibran, PKS ya mendukung GIbran juga. Kalau pengertian suara umat adalah suara rakyat, maka semuanya mencalonkan Gibran," komentar Refly Harun.