Pilkada Serentak 2020
Bantah Jokowi Ikut Campur, Projo Tegaskan Gibran Sendiri yang Ingin Maju Pilkada: Bukan Mau Dia
Ketua Organisasi Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, membantah Presiden Joko Widodo turun tangan dalam majunya Gibran Rakabuming Raka.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
Namun, Jokowi menyebutkan Gibran sendiri yang ingin terjun dalam politik.
• Pilkada Solo Potensi Calon Tunggal, Refly Harun Singgung Makassar: Kalau Gibran Rasanya Tak Mungkin
"Akhirnya saya dapat penjelasan dari presiden, Pak Jokowi, ini bukan mau dia. Bukan mau ibunya," kata Budi.
"Maunya Gibran, maunya anaknya," tuturnya.
Presenter Rosiana Silalahi kemudian menyoroti sikap Budi yang membantah stigma dinasti politik pada keluarga presiden.
Ia menilai sikap itu terkait posisi Budi sebagai ketua organisasi yang mendukung presiden.
"Ketika orang lain, Anda bilang itu dinasti politik. Tapi ketika itu tentang seseorang yang kita kagumi, itu bukan dinasti politik," komentar Rosi.
Budi segera membantah.
"Bukan, kita lihat apakah Pak Jokowi yang mau Gibran menjadi wali kota? Enggak," sanggahnya.
Ia menambahkan, Gibran tidak dapat disalahkan hanya karena terlahir sebagai anak presiden.
"Paling tidak saya lihat Gibran itu juga maunya Gibran. Menurut hemat kami, politik lahiriah enggak bisa divonis, dong," tegas Budi.
"Siapa sih yang minta jadi anak presiden? Ini 'kan politik lahiriah," tambahnya.
Lihat videonya mulai menit ke-9:30
Pengamat Nilai Kini Jokowi Tak Ada Bedanya dengan Elit Politik
Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, angkat bicara tentang majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo 2020.