Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Bantah Jokowi Ikut Campur, Projo Tegaskan Gibran Sendiri yang Ingin Maju Pilkada: Bukan Mau Dia

Ketua Organisasi Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, membantah Presiden Joko Widodo turun tangan dalam majunya Gibran Rakabuming Raka.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
Instagram @fx.rudyatmo/KOMPAS.com/Ihsanuddin
Kolase foto Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Organisasi Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi, membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan dalam majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat diundang dalam acara Rosi di Kompas TV, Kamis (23/7/2020).

Diketahui sebelumnya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mengajukan diri dalam Pilkada 2020 berdampingan dengan Teguh Prakosa.

Ketua Projo Budi Arie Setiadi membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada 2020, dalam acara Rosi, Kamis (23/7/2020).
Ketua Projo Budi Arie Setiadi membantah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada 2020, dalam acara Rosi, Kamis (23/7/2020). (Capture YouTube Kompas TV)

Meski Siap Membantu, Purnomo Mengaku Gibran Belum Memintanya: Saya Sudah Bilang Bapaknya Siap

Budi Arie kemudian membantah keputusan Gibran bertujuan melanggengkan dinasti politik sang ayah.

Ia juga tidak setuju jika istilah 'dinasti politik' dilekatkan kepada keluarga Jokowi.

"Saya enggak terlalu setuju dengan dinasti. Kita pakai keluarga politik, lah," kata Budi Arie Setiadi.

Menurut Budi, sudah lazim ada anggota keluarga yang terjun ke politik mengikuti jejak anggota keluarga lainnya.

"Dinasti itu 'kan istilah cynical terhadap politik keluarga. Padahal contoh-contoh keluarga politik ada di seluruh dunia," kata Budi.

Diketahui Projo adalah organisasi kemasyarakatan yang aktif mendukung Jokowi pada pemilihan presiden.

Meskipun begitu, Budi membantah pendapatnya terkait dengan sikap Projo.

Ia kemudian mengungkit awal mula Gibran berinisiatif maju dalam Pilkada Solo.

Budi menjelaskan hal itu sudah disampaikan kepada Jokowi sendiri.

"Memang awal-awal Gibran mau maju satu tahun lalu, sudah saya sampaikan ke Pak Presiden," kata Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu.

Budi mengaku sudah mengingatkan presiden tentang kemungkinan ada tudingan miring terkait dinasti.

"Pak, kita ini sudah bicara soal bapak tidak membangun dinasti politik dan ekonomi," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
Tags:
Pilkada Serentak 2020Gibran Rakabuming RakaJokowiKota SoloJawa Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved