Pilkada Serentak 2020
Mundur dari Pilkada Sleman 2020, Mumtaz Rais Kini Dukung Sahabatnya Maju Mencalonkan Diri
Mumtaz Rais mendukung sahabat lamanya, politisi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya untuk maju mencalonkan diri di Pilkada Sleman.
Editor: Lailatun Niqmah
"Itu Sejak 2005 loh. Kalau konteks Sleman, sing enthok PAN sing bakal menang. Historical repeat itself. Makanya, yang mendekati, saya juga banyak,” katanya.
Mumtaz melanjutkan, banyak tokoh, elite parpol yang berminat maju di Pilkada Sleman menemui dirinya.
“Semuaya saya temui, Pokoknya, pemimpin Sleman harus mampu memakmurkan kampung halaman. Sampai hari ini siapa calonnya, belum putus,” katanya.
Ketua DPP PAN ini melanjutkan, dalam rapat harian PAN, Ketua Umum Zulkifli Hasan memberikan ruang kepada saya untuk berdinamika, calon yang terbaik, mampu merebut ceruk suara.
“Kebetulan, saya yang akan memutuskan siapa yang PAN dukung untuk Pilkada Sleman. Saya tentunya sangat hati-hati. Saya akan di pertengahan Agustus,” ucapnya.
Bagaimana jika yang diusung PAN dari Gerindra.
“Dari dulu, PAN da Gerindra punya konsep dan kemiripan yang sama. Ketum Zulhas-Prabowo bersahabat. Persahabatan keduanya ditiru oleh kader kedua parpol hingga tingkat cabang."
"Secara ideologi, kami sejalan. Platform politik partai sejalan, pelaku politik seirama, chemistry-nya seirama. Pusat sampai cabang,” ucapnya.
Lalu bagaimana Danang Wicaksana menanggapi persahabatannya dengan Mumtaz?
Saat dihubungi Elit Gerindra ini mengakui bahwa Mumtaz Rais adalah sahabatnya. “Yo,” katanya.
Danang pun kemudian menuturkan, Mumtaz sering mengajak berdiskusi soal politik.
“Ya sering berkomunikasi. Waktu itu, mas Mumtaz mundur dari pencalonan, ya jadi gaduh."
"Padahal, Gerindra ya masih ingin bersama PAN. Makane aku yo komunikasi dengan mas Muntaz. Obrolanne yo macem-macem. Misalnya, bagaimana memajukan Sleman,” katanya.
Danang melanjutkan, saat ini zaman serba online digital yo sing milenial.
“Tapi gak asal tik-tok an. Poko'e ada perubahan di Sleman,” ucapnya.
Dia mengemukakan, terkait pencalonan diserahkan kepada mekanisme internal partai masing-masing.
“Ya masih berproses. Semoga landing-nya baik,” katanya. (TribunWow.com)