Terkini Daerah
Ternyata Muridnya, Ini Sosok Pembunuh Guru SD yang Mayatnya Dimasukan ke Ember, Terkenal Nakal
Seorang Guru SD, EY (50) di Kecamatan Muaratelang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan tewas mengenaskan di dalam rumahnya.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Menurut Sela, tantenya itu adalah sosok yang baik.
"Pembunuh itu harus dihukum mati. Perbuatannya benar-benar sudah sangat keterlaluan."
"Tante saya itu gurunya yang seharusnya di hormati. Tapi malah diperlakukan kejam begitu. Kami ingin keadilan," ungkap Sela sambil menangis.
Sedangkan menurut pengakuan Ardiasnyah melalui Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk, pelaku mengaku tega membunuh gurunya juga karena dendam.
Ardiansyah mengaku sakit hati disebut dongak (bodoh) oleh korban.
"Dendam sama korban," tanya Danny Ardiantara Sianipar.
"Ya," jawab korban, Jumat (10/7/2020) saat konferensi pers di Mapolres Banyuasin.
• Kesaksian Kakak Guru SD yang Mayatnya di Dalam Ember: Saya yang Angkat Jenazahnya, Sudah Kaku
Sebelumnya, Ardiansyah disebut selalu menangis dan menundukkan kepala.
Selain dendam, polisi juga mengungkapkan bahwa Ardiansyah membunuh gurunya itu karena birahinya naik setelah melihat konten porno.
"Dulu tersangka pernah dihina oleh gurunya (korban) pada waktu kecil, tetapi kejadian pada hari itu adalah tersangka habis nonton film b***p, lalu birahinya naik,"
"Karena ada dendam juga dengan korban lalu mencarinya," kata Danny Ardiantara Sianipar.
Polisi juga mendapat keterangan dari tetangga korban bahwa Ardianysah sering mengintip korban.
Pengakuan Kakak Korban
Kakak kandung korban, GanI mengatakan dirinya sudah lama tidak bertemu EY.
Pasalnya, Gan dan EY tinggal di kota yang berbeda dan makin sulit bertemu karena pembatasan sosial dampak dari Covid-19.
"Terakhir saya ngobrol lebaran Idul Fitri, melalui HP tapi dia enggak bisa dikunjungi karena masalah Corona ini ya," kata Gan dikutip dari Tribun Sumsel pada Jumat (10/7/2020).