Virus Corona
Secapa AD Bandung Jadi Klaster Baru Corona Terbesar di Indonesia, Ridwan Kamil: Kami Mohon Maaf
Klaster penyebaran Covid-19 terbesar di Indonesia terjadi di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Jakan Hegarmanah, Kota Bandung.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Yang ketiga kesepakatan dengan Panglima TNI bahwa pengelolaan pandemi klaster di sana akan dikelola secara mandiri oleh TNI AD, sehingga kita hanya akan mengerjakan di parameter di luar kompleks."
"Tracing kepada keluarganya testing kepada kontak di luar kompleknya itu tanggung jawab dari Gugus Tugas khususnya," jelas dia.
• Update Virus Corona Dunia, Jumat 10 Juli 2020: Total 12,3 Juta Jiwa, AS Catat 57 Ribu Kasus Baru
Lihat videonya sejak menit awal:
Achmad Yurianto: Tidak Perlu ada Kepanikan
Kasus Virus Corona (Covid-19) harian di Indonesia kini mencatat rekor baru, yakni rekor tertinggi mencapai 2.657 kasus baru.
Tambahan terbesar dari klaster Sekolah Calon Perwira-Secapa AD di Bandung, Jawa Barat
Pada Kamis (09/07), kasus baru harian positif virus corona membuat kasus positif di Indonesia mencapai 70.736 orang.
• UPDATE Virus Corona di Indonesia Kamis 9 Juli 2020: Tambah 2.657, Jumlah Kasus Positif Capai 70.736
Dalam jumpa pers daring, Juru Bicara Pemerintah untuk Penangangan Virus Corona Achmad Yurianto turut angkat bicara.
"Penambahan yang cukup banyak di Jawa Barat, ini didapatkan dari klaster yang sudah kita selesaikan penyelidikan epidemiologi sejak 29 Juni lalu secara berturut-turut, yakni di Sekolah Pendidikan Calon Perwira TNI AD (Secapa AD). Dari klaster ini ada 1.262 orang positif terdiri dari peserta didik dan tenaga pelatih," ucapnya.
Menurut Yurianto, dari kasus positif itu hanya ada 17 orang yang dirawat dan diisolasi di rumah sakit dengan derajat keluhan ringan seperti demam, batuk dan sesak.
Yang lain tanpa keluhan dan dikarantina di Secapa AD. Seluruh kompleks itu diisolasi dan dikarantina.
Pergerakan orang ke dalam maupun ke luar kompleks Secapa AD dilarang dan diawasi dengan ketat.
"Seluruh peserta yang diisolasi dalam keadaan baik. Kami pastikan tidak akan terjadi penularan keluar kompleks karena kami awasi secara ketat, agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan dapat dilakukan dengan ketat," kata Yurianto.
" Tidak perlu ada kepanikan, kita menangani secara proper dan profesional, sesuai dengan kriteria internasional tentang karantina wilayah," tambahnya.
Total ada 962 kasus baru Covid-19 di Jawa Barat pada Kamis (09/07). Sedangkan Jawa Timur juga mencatat penambahan kasus harian tertinggi yakni 517 kasus baru. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Sebagian Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul "Covid-19 Indonesia catat rekor harian tertinggi 2.657 kasus baru dipicu klaster Secapa AD di Bandung, Jawa Barat"