Breaking News:

Virus Corona

Secapa AD Bandung Jadi Klaster Baru Corona Terbesar di Indonesia, Ridwan Kamil: Kami Mohon Maaf

Klaster penyebaran Covid-19 terbesar di Indonesia terjadi di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Jakan Hegarmanah, Kota Bandung.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube Berita Satu
Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Berita Satu pada Jumat (10/7/2020), Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta maaf karena terdapat 1.262 orang dinyatakan positif Virus Corona di Secapa AD 

TRIBUNWOW.COM - Klaster penyebaran Covid-19 terbesar di Indonesia terjadi di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Jakan Hegarmanah, Kota Bandung.

Pada Kamis (9/7/2020), terdapat 1.262 orang dinyatakan positif Virus Corona di Secapa AD.

Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Berita Satu pada Jumat (10/7/2020), Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta maaf atas kejadian tersebut.

Ridwan Kamil saat berkunjung ke Graha Persib Bandung di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/7/2020).
Ridwan Kamil saat berkunjung ke Graha Persib Bandung di Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/7/2020). (Bolasport.com/rinaldyazka)

UPDATE Virus Corona di Indonesia Jumat 10 Juli 2020: Tambah 1.611, Jumlah Kasus Positif Capai 72.347

"Oleh karena itu kami mohon maaf jika kejadian ini memang menjadi sumber dari lonjakan yang luar biasa," ujar Ridwan Kamil.

Demi mengatasi masalah itu, Ridwan Kamil menegaskan bahwa tes pada lingkungan sekitar harus segera dilakukan.

Ia tidak mau ada lagi kebocoran seperti yang terjadi di Sukabumi.

"Nah tindak lanjutnya kami sudah bersepakat dengan Pak Wali kami sebagai Pembina Gugus Tugas Provinsi pada Kota Bandung satu adalah pengetasan lingkungan sekitar itu wajib hukumnya bukan pilihan."

"Jadi enggak boleh nolak karena di Sukabumi dulu pelajarannya bocor juga ke wilayah sekitarnya," jelas Ridwan Kamil.

Selain itu Jalan Hergamanah akan segera diberlakukan pembatasan sosial lagi.

Selama 14 hari kawasan itu akan ditutup.

WHO Sebut Virus Corona Menyebar di Udara dan Menular, Beri Rekomendasi untuk Pencegahannya

"Sehingga itu akan dilakukan oleh Pak Wali secepatnya yang kedua saya sarankan kawasan Hargamanah dan sekitarnya dilakukan PSBM secara ketat, yaitu Pembatasan Sosial Berskala Mikro."

"Jadi jalan-jalan masuk akan ditutup jadi yang boleh masuk hanya penghuni yang kira-kira sekunder, tersier saya titip ke Pak Wali untuk 14 hari ditutup dulu, untuk memastikan tidak ada kebocoran," jelas Ridwan Kamil.

TNI AD disebut oleh Ridwan Kamil akan menanganani murid dan orang-orang yang terkena Virus Corona itu secara mandiri.

Sedangkan, Gugus Tugaslah yang mengurusi Virus Corona pada keluarga korban di Secapa AD.

Gugus Tugas juga akan bertanggung jawab untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

"Yang ketiga kesepakatan dengan Panglima TNI bahwa pengelolaan pandemi klaster di sana akan dikelola secara mandiri oleh TNI AD, sehingga kita hanya akan mengerjakan di parameter di luar kompleks."

"Tracing kepada keluarganya testing kepada kontak di luar kompleknya itu tanggung jawab dari Gugus Tugas khususnya," jelas dia.

• Update Virus Corona Dunia, Jumat 10 Juli 2020: Total 12,3 Juta Jiwa, AS Catat 57 Ribu Kasus Baru

 Lihat videonya sejak menit awal:

Achmad Yurianto: Tidak Perlu ada Kepanikan

Kasus Virus Corona (Covid-19) harian di Indonesia kini mencatat rekor baru, yakni rekor tertinggi mencapai 2.657 kasus baru.

Tambahan terbesar dari klaster Sekolah Calon Perwira-Secapa AD di Bandung, Jawa Barat

Pada Kamis (09/07), kasus baru harian positif virus corona membuat kasus positif di Indonesia mencapai 70.736 orang.

 UPDATE Virus Corona di Indonesia Kamis 9 Juli 2020: Tambah 2.657, Jumlah Kasus Positif Capai 70.736

Dalam jumpa pers daring, Juru Bicara Pemerintah untuk Penangangan Virus Corona Achmad Yurianto turut angkat bicara.

"Penambahan yang cukup banyak di Jawa Barat, ini didapatkan dari klaster yang sudah kita selesaikan penyelidikan epidemiologi sejak 29 Juni lalu secara berturut-turut, yakni di Sekolah Pendidikan Calon Perwira TNI AD (Secapa AD). Dari klaster ini ada 1.262 orang positif terdiri dari peserta didik dan tenaga pelatih," ucapnya.

Menurut Yurianto, dari kasus positif itu hanya ada 17 orang yang dirawat dan diisolasi di rumah sakit dengan derajat keluhan ringan seperti demam, batuk dan sesak.

Yang lain tanpa keluhan dan dikarantina di Secapa AD. Seluruh kompleks itu diisolasi dan dikarantina.

Pergerakan orang ke dalam maupun ke luar kompleks Secapa AD dilarang dan diawasi dengan ketat.

"Seluruh peserta yang diisolasi dalam keadaan baik. Kami pastikan tidak akan terjadi penularan keluar kompleks karena kami awasi secara ketat, agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan dapat dilakukan dengan ketat," kata Yurianto.

" Tidak perlu ada kepanikan, kita menangani secara proper dan profesional, sesuai dengan kriteria internasional tentang karantina wilayah," tambahnya.

Total ada 962 kasus baru Covid-19 di Jawa Barat pada Kamis (09/07). Sedangkan Jawa Timur juga mencatat penambahan kasus harian tertinggi yakni 517 kasus baru. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Sebagian Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul "Covid-19 Indonesia catat rekor harian tertinggi 2.657 kasus baru dipicu klaster Secapa AD di Bandung, Jawa Barat"

Tags:
Virus CoronaRidwan KamilCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved