Breaking News:

Terkini Daerah

Sakit Hati Disebut Bodoh, Begini Pengakuan Murid Sekaligus Pelaku Pembunuhan Guru SD Dalam Ember

Sosok pembunuh Guru SD EY (50) di Kecamatan Muaratelang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yakni Ardiansyah (18) memberikan kesaksian.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sripoku.com
Sosok pembunuh Guru SD EY (50) di Kecamatan Muaratelang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yakni Ardiansyah (18) memberikan kesaksian pada Jumat (10/7/2020). 

Akibat perbuatannya itu, pelaku disebut telah melanggar pasal 338 dan 285 KUHP.

Pelaku terancam mendapat hukuman 25 tahun penjara atau maksimal seumur hidup.

Ternyata Muridnya, Ini Sosok Pembunuh Guru SD yang Mayatnya Dimasukan ke Ember, Terkenal Nakal

Keluarga Korban Ungkap Sifat Pelaku

Seperti dikutip dari Tribun Sumsel, Keponakan korban, Sela (26) mengatakan bahwa pelaku memang terkenal nakal.

Bahkan, Ardhiansyah pernah minta tolong untuk dinaikkan kelas.

"Pembunuh itu (pelaku) memang terkenal nakal sejak sekolah. Dia juga pernah tidak naik kelas waktu SD."

"Orang tuanya pernah datang ke Tante, minta tolong supaya anaknya minta dinaikkan kelas."

"Tapikan tidak bisa seperti itu. Kalau tidak naik kelas ya sudah jelas seperti itu," ujar Sela saat ditemui di depan Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Jumat (10/7/2020).

Menurut cerita EY semasa hidup, rupanya pelaku sering mencuri celengan di rumah guru SD itu.

Tidak sekali dua kali, Ardhiansyah pernah masuk ke rumah korban.

"Selain itu pernah juga ketahuan masuk diam-diam ke rumah Tante. Entah niatnya mau mencuri atau bagaimana, tapi saat itu ketahuan."

"Jadi sama Tante langsung diperingatkan supaya jangan mengganggu. Soalnya sama-sama saling kenal," ujar Sela.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk ketika menanyakan kepada tersangka Ardiansyah berapa jauh jarak rumah tersangka dengan korban, hanya berjarak 20 meter.
Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk ketika menanyakan kepada tersangka Ardiansyah berapa jauh jarak rumah tersangka dengan korban, hanya berjarak 20 meter. (SRIPOKU.COM / Mat Bodok)

 

 Ditanya soal Firasat Mayat Guru SD di Dalam Ember, Kakak Korban: Adik Saya Bukan Orang Nakal

Menanggapi perlakuan kejam pelaku pada tantenya, pihak keluarga menuntut keadilan.

Bahkan, Ardiansyah dituntut dihukum mati.

Menurut Sela, tantenya itu adalah sosok yang baik.

"Pembunuh itu harus dihukum mati. Perbuatannya benar-benar sudah sangat keterlaluan."

Halaman
123
Tags:
Sumatera SelatanPembunuhanSekolah Dasar (SD)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved