Terkini Nasional
Feri Amsari Beri DPR Nilai Merah, Komarudin Watubun: Benci tapi Rindu, Rakyat Membutuhkan
Anggota DPR Fraksi PDIP Komarudin Watubun menanggapi 'nilai merah' yang diberikan pengamat politik untuk DPR.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
"Saya empat dari skala sepuluh dengan beberapa pertimbangan," papar Feri Amsari.
"Jadi Pak Komar bilang rasional dan idealis. Bagi saya, DPR itu rasional tapi tidak idealis," jelasnya.
Ia menyinggung ada sejumlah RUU yang pembahasannya dikebut selama masa pandemi Virus Corona.
Meskipun begitu, DPR memutuskan untuk mencabut 16 RUU dari Prolegnas Prioritas 2020.
"Misalnya soal pembahasan undang-undang di kala pandemi, dikebut itu semua," kata Feri.
"Tapi lucunya, setelah rajin di masa pandemi, malah dikurangi prolegnas-nya. Harusnya ditambah karena sedang rajin-rajinnya di kala pandemi," ungkapnya.
Feri menilai hal itu dapat berpengaruh pada penilaian pada akhir masa tugas DPR.
"Ini 'kan mereka sedang membangun upaya agar nanti di ujung angka persentase kinerja legislasi meningkat," jelas Feri.
"Sedang rajin-rajinnya karena ada Minerba, Omnibus Law, MK, dan semua hal yang ditentang publik sedang dikerjakan sekarang," tambahnya.
• DPRD DKI Kritik Reklamasi Ancol, Pemprov Bakal Bangun Tempat Rekreasi dan Museum Internasional
Lihat videonya mulai menit 4:50
Sindiran Najwa Shihab tentang Kinerja DPR
Presenter Najwa Shihab menyindir kinerja DPR dalam membahas Rancangan Undang-Undang (RUU).
Hal itu ia singgung saat mendengar perdebatan tentang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).
Dilansir TribunWow.com, Najwa menyampaikan sindiran itu dalam tayangan Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (8/7/2020).
• Tak Ingin Golkar Berkhianat soal RUU HIP, Ketua PA 212 Slamet Maarif Singgung Azis Syamsuddin