Virus Corona
Benarkah Minyak Kelapa Bisa Bantu Melawan Virus Corona? Ini Penjelasan Klaim Medis dari India
Baru-baru ini terdapat ulasan menarik yang diterbitkan dalam API (Journal of Association of Physicians), salah satu jurnal medis bergengsi di India.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Banyak manfaat minyak kelapa bagi kesehatan, jika digunakan dalam jumlah tertentu.
Keunggulan minyak kelapa terutama minyak kelapa murni (VCO) kaya akan asam lemak sedang.
Fakta ini menjadikannya bahan makanan fungsional yang dapat dianggap menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
• Brazil Mencatatkan Kematian akibat Corona Tertinggi Kedua di Dunia, Presiden Sempat Sebut Flu Kecil
Dikutip Tribunwow.com dari Boldsky, dalam ulasan baru-baru ini terdapat ulasan menarik yang diterbitkan dalam API (Journal of Association of Physicians), salah satu jurnal medis bergengsi di India.
Disebutkan ada manfaat imunomodulasi dari minyak kelapa murni dan kemampuannya untuk melawan mikroba.
Dalam penelitian ini dihubungkan dengan keadaan pandemi Covid-19.
Dari membantu pengurangan lemak abdomina hingga meningkatkan imunitas, minyak kelapa meningkatkan kesehatan hati dan mengobati infeksi jamur.
Selain itu, minyak kelapa mengandung asam laurat, yang pada dasarnya efektif dalam memerangi bakteri berbahaya yang menyerang tubuh.
Minyak Kelapa untuk Obati Covid-19?
Aktivitas antibakteri dan imunomodulator dari minyak kelapa murni terhadap bakteri penyebab infeksi adalah sesuatu yang terbukti secara ilmiah.
Inilah sifat yang menjadi fokus para peneliti untuk dipelajari lebih lanjut.
Dengan tujuan kemungkinan minyak kelapa bisa menjadi pengobatan infeksi Virus Corona.
Ulasan yang diterbitkan dalam jurnal berfokus pada manfaat imunomodulasi dan kemampuan minyak kelapa untuk bertindak melawan mikroba.
• Pemerintah Umumkan Dana Pensiunan PNS Golongan I hingga IV, Berikut Rinciannya
Dr Shashank Joshi, anggota gugus tugas pemerintah negara bagian di Covid-19 memberikan penjelasan.
"Minyak kelapa memiliki asam laurat, asam lemak jenuh yang dapat dengan mudah disintesis oleh tubuh. Orang India mengkonsumsi banyak asam lemak jenuh, terutama ghee, yang merupakan sumber tepat lemak yang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh," ungkapnya.