Terkini Daerah
Hilang 31 Jam, Pendaki Ini Ditemukan oleh Penjaga Parkir di Dekat Mata Air Nyaris Telanjang
Teman-teman Afrizal mengaku terakhir melihat remaja itu di dalam tenda pada Sabtu (4/7/2020) dini hari.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seorang pendaki asal Garut, Jawa Barat tiba-tiba menghilang saat tengah mendaki Gunung Guntur, Sabtu (4/7/2020).
Namun, pendaki bernama Afrizal itu ditemukan kembali 31 jam kemudian oleh penjaga parkir dalam keadaan nyaris telanjang di dekat mata air jauh dari tendanya.
Dikutip dari Kompas.com, Minggu (5/7/2020), rekan-rekan Afrizal mengatakan mereka terakhir melihat remaja berusia 16 tahun itu pada Sabtu sekira pukul 02.00 WIB.
• Nasib Terkini Pendaki yang Sempat Hilang di Gunung Guntur, Alasan Hilangnya Masih Menjadi Misteri
• Kronologi Hilangnya Afrizal Pendaki Gunung Guntur, Sempat Begadang hingga Ditemukan Nyaris Telanjang
Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Masrokan mengatakan, Afrizal dan teman-temannya mendirikan tenda di pos tiga untuk berisitirahat.
Setelah itu mereka makan dan sempat begadang hingga dini hari.
"Setelah bangun tenda, makan mereka katanya ngobrol sampai jam 2 pagi," kata Masrokan.
Keesokan paginya, seorang teman Afrizal bangun dan sudah tak melihat remaja tersebut di dalam tenda.
Mereka kemudian mencari Afrizal namun tak membuahkan hasil.
Keempat teman Afrizal kemudian memutuskan turun dan melaporkan kejadian ke keluarga korban.
Pencarian berlanjut pada Minggu (5/7/2020) oleh tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, BPBD dan masyarakat sekitar, termasuk penjaga parkir bernama Entis.
Entis bersama dua temannya melakukan pencarian di jalur lain.
• Kisah Pendaki di Gunung Guntur Hilang 31 Jam, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air Cikole
• Cerita Wakapolres Karanganyar Busroni saat Diserang Orang Tak Dikenal, Tangkis Pakai Tongkat Pendaki
Ternyata dari jalur itulah Entis menemukan Afrizal yang sudah lemas di dekat batu besar, tak jauh dari sumber air yang dikenal dengan nama Cikole.
"Saya tawasul, berserah diri karena semuanya. bagaimana Allah, setelah itu saya teriak-teriak panggil nama korban dan Alhamdulillah ada jawaban," katanya.
"Kata korban, dia tidak tahu kenapa bisa sampai ada disitu, dia hanya ingat sedang tidur dalam tenda sama temannya," katanya.
Korban mengaku melihat orang lain, tetapi tidak bisa berkomunikasi dengan mereka.