Breaking News:

Terkini Nasional

Burhanuddin Muhtadi kepada Jokowi Jika Tak Lakukan Reshuffle: 'Kakean Gluduk Ora Ono Udane'

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi memberikan pandangannya soal kemarahan sekaligus ancaman reshuffle yang dilakukan Jokowi.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture YouTube Kompas TV
Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi dalam acara Satu Meja The Forum 'KompasTV', Kamis (2/7/2020). Dirinya memberikan pandangannya terkait kemarahan sekaligus ancaman reshuffle yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Burhanuddin juga menyinggung soal peribahasa dari orang Jawa yang mengartikan seperti banyak bicara namun tidak ada tindakannya.

Menurutnya, ketika Jokowi tidak melakukan keputusan apapun terkait reshuffle, ia mengibaratkan seperti peribahasa tersebut.

Disebut Berpeluang sebagai Calon Menteri Baru Jokowi, Sandiaga Uno: Hak Prerogatif Presiden

"Orang Jawa itu bilang 'kakean gluduk ora ono udane' (kebanyakan petir tidak ada hujannya)," kata Burhanuddin.

"Kalau misalnya tidak melakukan apa yang disampaikan pada waktu sidang kabinet," sambungnya.

Tidak hanya itu, ketika Jokowi tidak melakukan perombakan kabinet di tengah kinerja menterinya yang disebutnya sendiri tidak maksimal dan tidak ada progres, maka menurut Burhanuddin sorotan justru kembali ke Jokowi.

Jokowi pastinya akan mendapatkan sorotan lantaran mempertahankan para menteri yang tidak bisa bekerja dengan baik.

"Jadi kalau ternyata mengancam reshuffle, tetapi enggak ada reshuffle, kritik kembali ke pengirim,"

"Pernyataan tadi justru kembali ke Presiden," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 3.32

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved