Terkini Internasional
Dikuburkan secara Massal, Korban Tanah Longsor di Pertambangan Giok Terbesar Myanmar Capai 172 Jiwa
Para penambang batu giok yang menjadi korban dalam tanah longsor di Myanmar dimakamkan secara massal, Jumat (4/7/2020).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Banyak dari mereka (yang mati) adalah Rakhine," ujar Phon Graing, seorang pejabat kota Hpakant, merujuk pada kelompok etnis yang tinggal ratusan kilometer jauhnya di ujung lain negara itu, dan yang termasuk komunitas termiskin di Myanmar.
"Tapi kita belum memiliki angka spesifik," lanjutnya.
Sementara itu, seperti yang dikutip TribunWow.com dari bbc.com, Sabtu (4/7/2020), Hpakant adalah situs tambang batu giok terbesar di dunia.
Perdagangan batu giok Myanmar dilaporkan bernilai lebih dari 30 miliar dolar per tahun atau sekitar 400 triliun rupiah.
"Mencari batu mulia secara tradisional adalah satu-satunya pekerjaan bagi orang-orang di daerah ini. Mereka tidak punya pilihan mata pencaharian lain," kata penduduk setempat bernama Shwe Thein kepada BBC.
"Mereka akan menambang dengan cara apa pun entah mereka memiliki izin resmi atau tidak. Meskipun tanah longsor terus terjadi, banyak organisasi, termasuk kelompok bersenjata, yang terlibat dalam penambangan batu giok mengatakan situasi di sini baik. Jadi sulit bagi dunia luar untuk mengetahui situasi nyata di sini," ungkapnya.
Undang-undang penambangan batu permata baru telah disahkan tahun lalu, tetapi para kritikus mengatakan pemerintah memiliki terlalu sedikit inspektur dengan otoritas terbatas untuk menghentikan praktik ilegal.
Dilaporkan bahwa para pegiat telah menuduh militer, pengedar narkoba, kelompok pemberontak dan kepentingan bisnis China mengendalikan perdagangan batu giok dan mencegah eksploitasi batu permata berharga yang lebih aman dan lebih berkelanjutan.
• Pria Nekat Bakar Diri Dalam Kantor Polisi di Uganda, Frustasi Motornya Disita dan Dimintai Uang Suap
• Pria Tewas setelah Ditolak 18 Rumah Sakit karena Bergejala Covid-19, Meninggal di Depan Pintu RS
Detik-detik Terjadinya Tanah Longsor
Bencana tanah longsor menelan ratusan pekerja di lokasi penambangan giok di di daerah Hpakant, Kachin, Myanmar Utara, Kamis (2/7/2020).
Dalam video yang direkam pada saat kejadian, terlihat longsoran tanah yang menimpa kubangan air serupa danau, yang menyebabkan gelombang air menyapu ke segala arah.
Sementara, terlihat orang-orang berlarian dengan panik untuk menyelamatkan diri.
Bencana ini menjadi yang paling parah terjadi selama ini karena telah menelan lebih dari ratusan korban jiwa.
Petugas penyelamat yang dikerahkan, hingga saat ini telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 162 jenazah korban longsor.
Dilansir bbc.com, Jumat (3/7/2020) penyelamatan terus berlanjut sepanjang hari karena sejumlah orang yang diketahui masih hilang di lokasi.