Terkini Daerah
Fakta Kasus Penemuan Mayat Wanita di Sidoarjo, 3 Hari Tak Bisa Dihubungi hingga Mobil Korban Hilang
Kasus penemuan mayat wanita berstatus janda di Sidoarjo hingga kini belum terungkap. Korban terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada Sabtu lalu.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Warga Perumahan Alam Juanda digegerkan penemuan mayat wanita berstatus janda pada Rabu (1/7/2020).
Janda bernama Irine Siswa Windyastuti (43) itu tinggal sendirian dan menempati rumah di Blok BB/10 perumahan tersebut.
Irine yang bekerja di sebuah pabrik di kawasan Waru itu tidak memiliki anak.
• Polisi Gadungan Begal Mobil Pajero, Hasil Rampokan Batal Dijual karena Mogok, Akhirnya Dipreteli
Adik ipar korban beranam Adi Wicaksono mengatakan Irine tidak bisa dihubungi selama tiga hari ini.
"Ditelepon dan WA (WahtsApp) masuk, tapi tidak diangkat. Ternyata dia sudah meninggal dan ponselnya dalam posisi dicas," kata Adi Wicaksono di lokasi kejadian.
Pria asal Krian itu menceritakan, korban terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada Sabtu lalu.
Kemudian sejak Minggu pagi sudah tidak merespon ketika di WA dan ditelpon.
"Saya disuruh ngecek, kemudian Selasa malam tadi saya datang ke sini. Tapi mobilnya tidak ada di depan rumah. Saya kira sedang keluar, sehingga saya balik," urainya.
Rabu siang, rekan korban dari perusahaan juga berusaha mencari.
Kemudian pihak keluarga bersama petugas keamanan dan pihak kepolisian berusaha mendobrak rumah korban.
"Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia," kata Salafuddin, koordinator keamanan Perum Alam Juanda.
• Diduga Marah Ibu Mertua Menumpang, Pria Bunuh Istri dan Gantung Diri saat Anaknya Usia 2 Tahun Tidur
Jenazah korban ditemukan tergeletak di lantai ruang tamu.
Kondisinya sudah membengkak.
Diduga sudah beberapa hari meninggal dunia.
"Tentang luka dan sebagainya kami tidak tahu. Sekarang masih pemeriksaan oleh tim identifikasi Polresta Sidoarjo," jawabnya.
Ya, sejumlah polisi terlihat di lokasi.
Rumah korban dipasangi garis polisi.
Di dalam terlihat sejumlah polisi mengenakan APD (alat pengaman diri) melakukan olah TKP.
Kronologi
Kronologi penemuan jasad janda di Sidoarjo yang ditemukan di ruang tamu rumahnya dalam kondisi sudah membengkak diungkap pihak keamanan.
Salafuddin, selaku koordinator keamanan Perum Alam Juanda mengatakan, Rabu siang, rekan korban dari perusahaan juga berusaha mencari.
Kemudian pihak keluarga bersama petugas keamanan dan pihak kepolisian berusaha mendobrak rumah korban.
"Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia," kata Salafuddin saat ditemui di TKP. Jenazah korban ditemukan tergeletak di lantai ruang tamu.
Kondisinya sudah membengkak.
Diduga sudah beberapa hari meninggal dunia.
"Tentang luka dan sebagainya kami tidak tahu. Sekarang masih pemeriksaan oleh tim identifikasi Polresta Sidoarjo," jawabnya.
• Kisah Petugas Kebersihan Rumah Orang yang Meninggal Bunuh Diri karena Kesepian hingga Gagal Ujian
Olah TKP
Sejumlah polisi terlihat di lokasi.
Rumah korban dipasangi garis polisi.
Di dalam terlihat sejumlah polisi mengenakan APD (alat pelindung diri) melakukan olah TKP.
Penjelasan Polisi
Penyebab kematian janda di perumahan Alam Juanda Sidoarjo belum diungkap oleh pihak kepolisian.
Hal itu lantaran polisi masih menunggu hasil outopsi yang akan dilakukan pihak rumah sakit terhadap jasad janda bernama Irine Siska Windyastuti.
Seperti diketahui, jasad janda tanpa anak dan selama ini hidup sendirian itu ditemukan tergeletak di ruang tamu rumahnya.
Polresta Sidoarjo lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kematian Irine.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah Irine langsung dimasukkan kantong jenazah dan dibawa ke rumah sakit Pusdik Gasum Porong, Rabu (1/7/2020).
Jasad janda 43 tahun itu bakal dioutopsi.
"Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya," kata Kanit Reskrim Polsek Sedati Ipda Vebby Andis Ferdian.
Menurutnya, petugas sudah mendapat restu dari pihak keluarga untuk melakukan outopsi.
Karena keluarga sendiri juga ingin tahu, apa yang menjadi penyebab kematian korban.
Dipekirakan sudah meninggal 3 hari lalu
Tentang hasil olah TKP, menurut Vebby, jenazah korban diketahui sudah bengkak.
Diperkirakan dia meninggal dunia sudah sekira tiga hari.
"Tentang bekas penganiayaan, sejauh ini belum bisa dipastikan.
Makanya kita lakukan outopsi untuk memastikannya," lanjut dia.
Di sisi lain, polisi juga sudah memintai keterangan pihak keluarga, tetangga, dan sejumlah rekan kerja korban untuk mengungkap peristiwa kematian ini.
Irine Siska terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada Sabtu malam lalu.
Kemudian sejak Minggu pagi, panggilan dan WA (WhatsApp) di ponselnya semua sudah tidak terjawab.
Selasa malam, keluarga mendatangi rumahnya tapi balik lagi lantaran mobil tidak terparkir di rumah.
Dikira korban sedang keluar rumah.
"Tadi saya balik lagi mengecek. Saya juga melapor ke scurity perumahan dan diteruskan ke Polsek. Kami bersama-sama membuka rumah. Ternyata korban sudah dalam keadaan meminggal dunia," kata Adi Wicaksono, adik ipar korban.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang di lantai ruang tamu.
Sudah meninggal dunia, dan tubuhnya juga sudah bengkak.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pintu Didobrak, Janda Sidoarjo Ditemukan Tewas di Ruang Tamu: Tinggal Sendiri, Ini Kronologinya