Breaking News:

Terkini Daerah

Pria Dipanggil Polisi karena Unggah Humor Gus Dur, Innayah Beri Sindiran: Salahkan yang Bikin Joke

Innayah Wahid menyayangkan kejadian viral pria dipanggil polisi akibart candaan 'polisi jujur'

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Youtube Talk Show tv One
Di acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne pada Sabtu (19/6/2020), Innayah Wahid menyayangkan kejadian viral pria dipanggil polisi akibart candaan 'polisi jujur' 

"Itu Mas Ismail mengunduh yang kedua Mas Ismail punya hak sebagai warga negara untuk berekspresi dan menyatakan pendapat," ujar Innayah.

Viral Pria Dibawa ke Kantor Polisi seusai Unggah Guyonan Gus Dur soal 3 Polisi Jujur: Langsung Hapus

Kronologi

Ismail Ahmad, seorang warga Kepulauan Sula, Maluku Utara, dibawa ke Polres Kepulauan Sula untuk dimintai keterangan terkait unggahannya di Facebook.

Adapun Ismail mengunggah guyonan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berbunyi, “Ada tiga polisi jujur di Indonesia, yaitu polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng”.

Kepada Kompas.com, Ismail bercerita bahwa dia mengunggah guyonan itu pada Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 11.00 WIT.

Dia tidak menyangka bahwa unggahan itu akan berakhir di kantor polisi untuk dimintai klarifikasi.

"Hari Jumat itu saya buka Google, baca artikel guyonan Gus Dur. Di situ ada kata yang saya anggap menarik,” kata Ismail saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

“Saya tidak berpikir kalau mereka tersinggung, soalnya saya lihat menarik saya posting saja. Saya juga tidak ada kepentingan apa-apa,” katanya lagi.

 Bongkar Kebiasaan Tidur Nagita Slavina Tiap Rafathar Tak Ada, Raffi Ahmad: Mau Dipeluk tapi Gengsi

Setelah mengunggah guyonan itu, Ismail lantas ke masjid melaksanakan shalat Jumat.

Begitu pulang, dia melihat WhatsApp dari sekda yang meminta agar unggahannya dihapus.

"Saya langsung hapus tanpa melihat lagi komentar-komentar,” ujarnya.

Tak lama, sejumlah polisi datang ke rumah Ismail, memanggilnya ke kantor untuk dimintai klarifikasi soal unggahan tersebut.

"Sampai di kantor tanya alasan postingan itu dan saya cerita sesuai yang saya alami,” ujar Ismail.

Setelah dimintai keterangan, Ismail dipersilakan kembali ke rumah dan sempat wajib lapor selama dua hari.

Dia juga diminta menyampaikan permohonan maaf terkait dengan unggahannya tadi.

Halaman
123
Tags:
Gus DurPolisiViralMalukuFacebook
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved