Virus Corona
Berhasil di Inggris, Benarkah Dexamethasone Mampu Obati Covid-19? Ini Penjelasan dr Erlina Burhan
Dokter spesialis paru dr Erlina Burhan menjelaskan penggunaan obat dexamethasone yang dianggap mampu mengatasi gejala Virus Corona (Covid-19).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Meskipun begitu, masih perlu ada ulasan pembanding.
"Faktanya dari penelitian itu mendapatkan sepertiga dari pasien itu tertolong. Artinya mengurangi angka kematian sepertiga dari biasanya," jelas dr Erlina.
"Jadi ini memang suatu hasil yang menjanjikan, tapi kita harus baca lengkapnya," lanjut dia.
Meskipun begitu, dr Erlina menjelaskan cara kerja dexamethasone sudah sesuai dengan gejala peradangan dalam Covid-19.
"Saya kira ini bisa diterangkan bahwa dexamethasone ini adalah golongan steroid yang cara kerjanya mengatasi inflamasi atau peradangan," tutupnya.
• Sebut Mampu Turunkan Risiko Kematian Pasien Corona, Erlina Burhan Ungkap Efek Samping Dexamethasone
Lihat videonya mulai menit 3:00
Prediksi Corona di Indonesia Berakhir September
Ilmuwan Statistik Universitas Kristen Petra (UK Petra) Indriati Njoto Bisono menjelaskan penelitian yang mengkaji berakhirnya pandemi Virus Corona (Covid-19) di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat dihubungi dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne, Sabtu (13/6/2020).
Sebelumnya muncul prediksi dari ilmuwan Program Business Engineering UK Petra Surabaya yang menyebutkan pandemi akan berakhir pada September 2020.
• Pakar Epidemiologi: Prediksi Epidemiologi untuk Indonesia Bisa Ada 3 Gelombang, Kalau Tak Hati-hati
Prediksi tersebut dilakukan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan situasi pandemi seluruh dunia.
Indriati sebagai peneliti menjelaskan prediksi yang dibuat bersama rekannya tersebut.
"Kami melakukan penelitian ini sejak sebulan yang lalu," ungkap Indriati Njoto Bisono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-obat.jpg)