Breaking News:

Virus Corona

Berhasil di Inggris, Benarkah Dexamethasone Mampu Obati Covid-19? Ini Penjelasan dr Erlina Burhan

Dokter spesialis paru dr Erlina Burhan menjelaskan penggunaan obat dexamethasone yang dianggap mampu mengatasi gejala Virus Corona (Covid-19).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
forbes.com
Ilustrasi obat. Dokter spesialis paru dr Erlina Burhan menjelaskan penggunaan obat dexamethasone yang dianggap mampu mengatasi gejala Virus Corona (Covid-19). 

TRIBUNWOW.COM - Dokter spesialis paru dr Erlina Burhan menjelaskan penggunaan obat dexamethasone yang dianggap mampu mengatasi gejala Virus Corona (Covid-19).

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Khusus di TvOne, Rabu (17/6/2020).

Sebelumnya dexamethasone diuji coba dalam penelitian oleh ilmuwan Inggris.

dr Erlina Burhan menjelaskan kemungkinan dexamethasone menjadi obat Covid-19, dalam Kabar Khusus, Rabu (17/6/2020).
dr Erlina Burhan menjelaskan kemungkinan dexamethasone menjadi obat Covid-19, dalam Kabar Khusus, Rabu (17/6/2020). (Capture YouTube TvOne)

BPOM Amerika Cabut Izin Penggundaan Obat Darurat Anti Malaria Hidroksiklorokuin untuk Pasien Corona

Penelitian menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan mencegah kematian sepertiga dari pasien berventilator dan menyelamatkan seperlima pasien dengan bantuan oksigen.

Menanggapi hal tersebut, dr Erlina menyebutkan sampai saat ini belum ada obat yang resmi ditetapkan mampu mengobati Covid-19.

Ia mengatakan pihak tenaga medis masih menunggu hasil penelitian lengkap.

"Hasil ini 'kan hasil sementara, belum resmi dipublikasi. Kita juga ingin mengetahuinya secara lengkap," kata dr Erlina Burhan.

Erlina lalu menerangkan dexamethasone termasuk dalam golongan obat steroid.

Ia juga menjelaskan cara kerja dexamethasone yang sesuai dengan Covid-19.

"Tapi memang dexamethasone ini steroid, ya," ungkap dr Erlina.

"Ini cara kerjanya adalah antiinflamasi atau antiperadangan. Kita tahu bahwa Covid-19 terjadi peradangan yang sangat hebat," lanjut dokter yang bertugas di RSUP Persahabatan itu.

Dapat Obat Herbal dari China, Gubernur Maluku Klaim Manjur untuk Corona: Sembuhkan Pasien di Wuhan

Sebelumnya penelitian dilakukan terhadap pasien dengan gejala berat.

Dalam penelitian yang dilakukan tim RECOVERY di Inggris, pasien dengan gejala ringan tidak menunjukkan perbaikan setelah mengonsumsi obat tersebut.

"Pasien-pasien yang diteliti itu 'kan yang kritis, yang memakai ventilator," papar dr Erlina.

Ia menyebutkan hasil penelitian tersebut tampak menjanjikan.

Halaman 1/3
Tags:
DexamethasoneCoronaCovid-19Erlina Burhan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved