Kasus Novel Baswedan
Punya Permintaan ke Jokowi, Novel Baswedan: Apakah Negara Sedang Benci Pemberantasan Korupsi?
Penyidik senior KPK Novel Baswedan mempertanyakan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang korupsi.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Terlepas apapun itu, saya bicara dalam kasus ini bukan dalam kasus Novel-nya," kata Masinton Pasaribu, dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne, Selasa (17/6/2020).
Ia menilai kasus yang dialami Novel Baswedan sudah selesai.
Menurut Masinton, hal yang lebih penting adalah memastikan adanya keadilan.
"Menurut saya itu udah selesai. Tinggal bagaimana kita menemukan rasa keadilan dalam masyarakat," kata Masinton.
Ia lalu menyinggung permintaan Novel Baswedan yang mendesak Jokowi turun tangan langsung dalam kasus ini.

• Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Masinton Pasaribu: Jaksa Juga Punya Pertimbangan
"Ada juga pernyataan saudara Novel sendiri, minta presiden turun tangan," ungkit Masinton.
Politisi PDIP ini menilai Jokowi sudah memberikan perhatian yang cukup terhadap kasus Novel Baswedan.
Ia mengimbau agar Jokowi tidak perlu dilibatkan dalam kasus penyiraman air keras tersebut.
Masinton menambahkan Jokowi sendiri tidak dapat mengintervensi kasus hukum tersebut.
"Presiden sudah memberikan perhatian yang lebih terhadap persoalan ini. Jadi enggak perlu lagi menarik-narik presiden dalam ini," papar Masinton.
"Apapun ini adalah ranah hukum yang tidak bisa diintervensi siapapun," tegasnya. (TribunWow.com/Brigitta Winasis)