Virus Corona
Viral Jenazah Tak Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Pihak RS Beri Alasan Kenapa Dipakaikan Popok
Cerita viral jenazah korban Covid-19 yang hanya dipakaikan popok tanpa kain kafan di dalam peti.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Cerita viral jenazah korban Covid-19 yang hanya dipakaikan popok tanpa kain kafan di dalam peti.
Diketahui jenazah tersebut akan dimakamkan di Surabaya.
Kisah ini jadi viral setelah seorang warga sempat mengabadikannya ketika peti sempat terbuka saat akan masuk liang lahat.
• Cerita Buruh Penyadap Karet yang Kembalikan Bantuan Rp 600 Ribu dari Pemerintah, Ini Alasannya
Melihat kejadian tersebut, warga dan keluarga merasa kaget, menganggap jenazah tidak diperlakukan layak sehingga video viral.
Pihak rumah sakit berdalih sudah memperlakukan jenazah sesuai protokol penanganan Covid-19.
Ini fakta lengkap dan protokol dari Kementerian Agama (kemenag) pada penanganan jenazah Covid-19 yang seharusnya.
1. Kronologi jenazah Covid-19 hanya pakai popok
Seperti diberitakan, warga Kebraon, Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, dibuat geram dengan pelayanan dari Rumah Sakit (RS) Wiyung Sejahtera Surabaya saat menangani jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.
Pasalnya, jenazah salah seorang warga berstatus PDP yang meninggal di RS itu dianggap tidak diperlakukan secara layak.
Karena itu, warga setempat berencana melaporkannya ke pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya.
Ketua RW Kebraon Supriyo saat dikonfirmasi mengatakan, salah seorang warganya berstatus PDP yang meninggal di RS Wiyung Sejahtera tersebut diketahui berinisial T berusia 72 tahun.
Karena berstatus PDP, keluarga dan warga menyerahkan sepenuhnya proses pemakaman jenazah kepada pihak rumah sakit.
Namun demikian, warga justru dibuat terkejut dengan pelayanan dari RS.
• Singgung Usia, Refly Harun Tanya Kemungkinan Prabowo Pilpres 4 Kali, Ahmad Dhani: Menurut Saya Ideal
Pasalnya, peti berisi jenazah pasien PDP itu tidak dimakamkan, tapi hanya diletakan di depan TPU.
Mengetahui hal itu, warga kemudian berinisiatif melakukan pemakaman sendiri dengan perlengkapan seadanya.