Virus Corona
Wakil Presiden Ma'ruf Amin Sebut 2 Tugas Pemerintah Kini, Penanganan Covid-19 dan Persoalan Ekonomi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, penanganan Covid-19 harus dilakukan secara bersamaan dengan penanganan persoalan ekonomi yang terpuruk.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, penanganan Covid-19 harus dilakukan secara bersamaan dengan penanganan persoalan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi.
Kedua hal tersebut menjadi tantangan pemerintah untuk diselesaikan secara bersama-sama pada saat ini.
Menurut dia, jika persoalan ekonomi tidak ditangani pemerintah sejak dini, maka kondisi perekonomian nasional bisa semakin terpuruk dan berdampak pada terjadinya krisis ekonomi.

• Indonesia Kerja Sama dengan China untuk Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Gugus Tugas
"Oleh karena itu, sekarang yang disebut aman Covid-19 dan produktif itu dengan melakukan pendekatan menghilangkan dua bahaya sekaligus, baik Covid-19 maupun keterpurukan ekonomi," kata Ma'ruf seperti dilansir dari Antara, Rabu (11/6/2020).
Dengan demikian, imbuh Ma'ruf, penyelesaian persoalan tersebut akan menjadi semakin sulit.
"Semula yang dianggap (pesoalan) kecil, itu sekarang sudah besar, yaitu terpuruknya ekonomi. Sebab kalau tidak (segera ditangani), kita akan terpuruk dan bisa menjadi krisis ekonomi yang sulit untuk kita bangkit dan melakukan pemulihan kembali," kata dia.
Peningkatan produktivitas, sebut Ma'aruf, dapat menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah menerapkan masa transisi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju kenormalan baru atau new normal.
• Ahli Epidemiologi Ungkap Faktor Penyebab Lonjakan Kasus Corona di Indonesia, Soroti Penerapan PSBB
• Marak Jenazah Covid-19 Diambil Paksa Keluarga, Imam Prasodjo Soroti Warga Tak Percaya Corona
Meski demikian, Ma'ruf menyatakan, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat untuk menyelesaikan kedua persoalan tersebut bersama-sama.
"Kita harus sekaligus melakukan dua bahaya, dua kedaruratan ini harus kita hadapi secara bersamaan. Kalau bahasa pesantrennya itu menggunakan pendekatan dengan mengabaikan bahaya yang lebih kecil untuk menangkal bahaya yang lebih besar," tutur Ma'ruf.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wapres Ungkap Dua Tantangan Pemerintah di Tengah Pandemi