Breaking News:

Terkini Nasional

Refly Harun Bahas Fadjroel Rachman Pernah Maju Jadi Capres Independen: Saat Itu Saya Ahlinya Dia

Refly Harun ikut mengomentari soal rangkap jabatan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Fadjroel Rachman.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
channel Youtube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut mengomentari soal rangkap jabatan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Fadjroel Rachman channel YouTubenya pada Kamis (11/6/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut mengomentari soal rangkap jabatan Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Fadjroel Rachman.

Fadjroel Rachman kini juga menjabat sebagai Komisaris PT Waskita Karya (Persero).

Sedangkan sebelumnya Fadjroel Rachman menjabat sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero Tbk).

Refly Harun Bandingkan Pencopotan di Pelindo dengan Penunjukan Menteri BUMN Erick Thohir: Tak Heran

Komentar itu dituangkan Refly Harun di channel YouTubenya pada Kamis (11/6/2020).

Dalam kesempatan itu, Refly membacakan artikel dari Kompas.com mengenai sosok dan perjalanan karier Fadjroel Rachman.

Rupanya, Fedjroel Rachman merupakan sosok yang vokal mengkritik pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Lalu di masa Presiden SBY, Fadjroel Rachman dikenal sangat vokal mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah," kata Refly membaca artikel itu.

Selain itu, Fadroel Rachman juga pernah mengajukan diri sebagai Calon Presiden pada 2009 melalui jalur independen.

"Kemudian saat kontestasi Pilpres 2009, pria asal Banjarmasin ini sempat mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) independen, menantang calon-calon yang diusung partai politik," baca Refly.

Singgung Erick Thohir, Refly Harun Ungkap Alasan Dicopot dari BUMN pada Abdul Somad: Ustaz Bayangkan

Namun, langkah Fadjroel harus dikubur karena uji materinya ditolak Mahkamah Konstitusi.

"Namun langkahnya kandas karena uji materi terkait calon presiden dari jalur independen ditolak di Mahkamah Konstitusi (MK)," lanjutnya.

Akibatnya, Fadjroel menggugat soal mengapa Calon Presiden harus melalui partai politik

"Saat itu, Fadjroel menggugat UU Nomor 23 Tahun 2003 di mana setiap calon harus melalui partai politik," baca Refly kemudian.

Refly melanjutkan, dirinya pernah menjadi pembela Fadjroel kala itu.

Ia mendukung langkah Fadjroel yang memprotes mengapa Calon Presiden harus melalui partai politik.

"Saat itu saya juga sempat pernah menjadi ahlinya. Jadi saya menjadi ahli Fadjroel Rachman dan saya juga mendukung Calon Presiden Perseorangan atau Independen tersebut."

"Dan sikap itu tidak berubah sampai sekarang saya mendukung dibukanya pintu bagi kontestasi Pilpres," ujar dia.

Sering Dicaci Netizen, Refly Harun Ungkap Keluh Kesahnya pada UAS: Saya Latihan Jadi Manusia Kuat

Kini ia berharap agar pada Pemilihan Presiden 2024 tidak lagi hanya ada dua penantang saja.

"Moga-moga 2024 tidak dua calon lagi," tambah Refly. 

Lihat videonya mulai menit ke-7:40:

Terkait Fadjroel, Refly Minta Erick Thohir Liat Videonya 

Sebelumnya, Refly mengaku bahwa prediksinya baru saja terwujud menjadi kenyataan soal nasib juru bicara presiden Fadjroel Rachman yang saat ini kembali mengisi posisi komisaris BUMN.

Selain memberi prediksi soal Fadjroel, Refly juga menitipkan pesan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Refly berharap Erick Thohir mendengarkan kritikannya yang kerap ia suarakan di kanal YouTube miliknya.

Pakar hukum tata negara Refly Harun telah menduga Jubir Presiden Fadjroel Rachman akan mengisi jabatan komisaris di suatu BUMN. Prediksi tersebut ia ungkapkan lewat akun YouTube miliknya Kamis (4/6/2020).
Pakar hukum tata negara Refly Harun telah menduga Jubir Presiden Fadjroel Rachman akan mengisi jabatan komisaris di suatu BUMN. Prediksi tersebut ia ungkapkan lewat akun YouTube miliknya Kamis (4/6/2020). (Kolase (YouTube Refly Harun) dan (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda))

 Saat Prediksi Refly Harun Jadi Kenyataan soal Fadjroel Rachman Komisaris: BUMN yang Lebih Empuk

Dikutip dari YouTube Refly Harun, Jumat (5/6/2020), setelah memaparkan dugaan soal Fadjroel berpindah ke BUMN lain, Refly menegaskan dirinya tidak bermaksud memperkeruh.

"Dengan mengungkapkan ini saya tidak ingin bermaksud mengutak-atik soal ini," kata Refly.

Refly mengatakan praktik rangkap jabatan di Indonesia sudah terjadi sejak lama.

"Tapi harus kita bicarakan karena ini praktik yang so long time (terjadi sejak lama -red)," jelasnya.

"Orang bekerja di satu tempat tapi kemudian dikasih jabatan lain agar mendapatkan penghasilan tambahan sehingga terjadilah rangkap jabatan."

Mantan Komisaris Utama Pelindo I itu mengakui pernah diprotes rekannya sendiri karena mengkritisi soal rangkap jabatan.

"Apa boleh buat karena kita menyampaikan apa adanya," kata Refly.

"Jadi ada beberapa orang yang memang sekarang masih rangkap di ring Istana," lanjutnya.

 Kerap Kritik Pemerintah, Begini Reaksi Refly Harun saat UAS Tanya soal Makar: Saya kan Orang Hukum

Titip Pesan ke Erick Thohir

Refly lalu menyuarakan harapannya agar Erick Thohir bisa mendengar masukkan darinya soal rangkap jabatan.

"Mudah-mudahan Menteri BUMN Erick Thohir mendengar kritik channel ini beberapa hari yang lalu mengenai rangkap jabatan di ring Istana," kata dia.

"Sehingga dia kurangi satu demi satu."

Saat video itu diunggah, Refly masih belum mengetahui bahwa Fadjroel ternyata akan menjadi komisaris Waskita Karya.

Dirinya waktu itu berharap agar Fadjroel tidak rangkap jabatan.

"Siapa tahu karena itu kita tidak boleh suudzon, kita lihat saja mudah-mudahan harapannya benar yang bersangkutan ditempatkan hanya sebagai juru bicara," terangnya.

"Konsekuensinya memang tidak mendapatkan penghasilan yang besar," imbuh Fadjroel.

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman baru saja dicopot dari posisinya sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya Tbk (Persero) pada Kamis (4/6/2020).

Tak berselang lama, pada Jumat (5/6/2020), Fadjroel kembali diangkat menjadi komisaris namun di BUMN yang berbeda, yakni Komisaris PT Waskita Karya Tbk (Persero).

(TribunWow.com/Mariah Gipty/Anung Malik)

Tags:
Refly HarunFadjroel RachmanCalon Presiden (Capres)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved