Breaking News:

Virus Corona

Studi Sebut Virus Corona Sudah Ada di Wuhan sejak Agustus 2019, Buktikan Lewat Citra Satelit

Sebuah penelitian menemukan adanya peningkatan aktivitas lalu lintas di lingkungan Rumah Sakit Wuhan Agustus 2019. Ini respons China.

Hector RETAMAL/AFP
Orang-orang mengenakan pakaian pelindung tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, untuk naik salah satu kereta api pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal 8 April 2020. Pihak berwenang China mencabut larangan lebih dari dua bulan pada perjalanan keluar dari kota di mana pandemi global pertama kali muncul. 

Jadi, makin banyak mobil di rumah sakit, makin sibuk rumah sakit itu, kemungkinan karena ada sesuatu hal yang terjadi di masyarakat atau pun perkembangan infeksi dan orang-orang harus menemui dokter.

Dr John Brownstein mengatakan hasil temuannya menunjukkan sesuatu telah terjadi di Wuhan saat itu dan laporan itu juga menemukan antara September dan Oktober 2019, sebanyak 5 dari 6 rumah sakit menunjukkan volume harian kendaraan yang relatif tinggi bertepatan dengan meningkatnya pencarian kata 'diare' dan 'batuk' di internet.

Dua kata itu, 'diare' dan 'batuk' adalah dua gejala yang masuk dalam daftar ciri-ciri penyakit Covid-19 akibat Virus Corona.

Di Universitas Kedokteran Tongji Wuhan bahkan menunjukkan peningkatan lalu lintas pada pertengahan September 2019.

Menurut Brownstein, pada 10 Oktober 2019 terdapat 285 mobil diparkir di Rumah Sakit Tianyou Wuhan, 67 persen lebih banyak dari 171 mobil yang diparkir pada satu hari yang sama pada tahun sebelumnya berdasarkan rekaman.

Rumah sakit lain menunjukkan peningkatan lalu lintas meningkat sampai 90 persen antara musim gugur 2018 dan 2019.

Penelitian juga membandingkan aktivitas tempat parkir di Pasar Seafood Huanan pada pertengahan September 2019 dan setelah ditutup dan menemukan perubahan yang signifikan.

Perubahan itu memvalidasi gagasan adanya pergerakan yang bisa dilacak melalui parkiran mobil.

Menurut Tom Diamond, Presiden RS Metrics yang bekerja sama dengan tim peneliti mengatakan bahwa temuan itu menunjukkan tren baru yang jelas.

Hasil Tes Swab Jenazah PDP Corona yang Dibawa Paksa dari RS di Bekasi Sudah Keluar, Negatif Covid-19

Di waktu yang sama ketika lalu lintas meningkat di lingkungan rumah sakit,

Penelitian itu juga melihat pada pencarian dua kata 'diare' dan 'batuk' antara April 2017 dan Mei 2020 dan menemukan bahwa:

"Sementara pertanyaan dari gejala pernapasan berupa 'batuk' menunjukkan fluktuasi musiman yang bertepatan dengan musim influenza tahunan, pencarian 'diare' adalah gejala yang lebih spesifik pada Covid-19 dan menunjukkan hubungan dengan wabah saat ini."

"Peningkatan dua kata sinyal itu (terjadi) sebelum awal pandemi Covid-19 bermula pada Desember 2019."

Penelitian Brownstein yang penelitiannya kini telah diserahkan pada Jurnal Nature Digital Medicine menambahkan bahwa pencarian dua kata itu mulai meningkat pada akhir musim panas 2019.

Penemuan itu datang kurang dari sebulan setelah Direktur Wang Yanyi dari Wuhan Institute of Virology membantah klaim dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa virus Covid-19 telah bocor dari lembaga itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Covid-19Virus CoronaChinaWuhanDonald TrumpAmerika Serikat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved