Virus Corona
Lonjakan Kasus Baru Corona 1000 Lebih, Dokter Erlina Burhan Ungkap Justru Senang, Begini Alasannya
Jumlah kasus baru Virus Corona di Indonesia sempat menembus angka seribu lebih. Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan lantas mengungkap tanggapannya.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Namun, tetap saja ada pasien kritis Virus Corona yang perlu diperhatikan.
"Tapi ada 20 persen ada yang dengan gejala sedang sampai berat, dan di antara 20 persen, lima persen di antaranya kritis bang, kritis memerlukan alat bantu napas."
"Ini bisa dibayangkan betap kami waswas, prihatin, kalau kasus ini terus meningkat," kata dia.
• Kabar Baik di Tengah Lonjakan Kasus Virus Corona di Jakarta, Pakar UI: Pasien di Rumah Sakit Menurun
Lihat videonya mulai menit ke-00:40:
Kabar Baik di Tengah Lonjakan Corona
Pemerintah Kota (Pemkot) DKI Jakarta baru saja memutuskan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi pada Jumat (5/6/2020).
Namun, grafik data pertambahan kasus Virus Corona justru meningkat pada beberapa hari terakhir.
Meski demikian, Pakar Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Professor Ari Fahrial Syam mengungkapkan kabar baik di tengah PSBB transisi.

• Profil Dokter Reisa Broto Asmoro, Mantan Putri Indonesia yang Jadi Jubir Pemerintah untuk Covid-19
Hal itu diungkapkan Professor Ari Fahrial Syam di acara Kabar Petang tvOne pada Senin (7/6/2020).
Mulanya, Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa PSBB transisi baru saja dimulai.
Sehingga dampaknya baru bisa dilihat pada satu hingga dua minggu ke depan.
Meski demikian, Ari menduga tetap akan ada penularan baru karena ada pelonggaran.
"Ya jadi kalau kita bilang masa transisi kan baru mulai beberapa hari jadi kalau mau lihat dampaknya baru seminggu dua minggu lagi," ujar Ari.
"Jadi kalau sekarang okelah, sekarang bebas sih di tengah masyarakat kemungkinan terjadi proses penyebaran infeksi," tambahnya.
Walaupun begitu Ari mengungkapkan kabar yang baik bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit sudah menurun.