Terkini Daerah
Gadis 16 Tahun Trauma Berat Pasca-Digilir dan Disekap 5 Pria, Polisi: Korban Tidak Menaruh Curiga
Bunga tak menyangka pria yang ia kenal baik di media sosial justru menjebak dirinya untuk dicabuli oleh lima orang pria di sebuah indekos.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Bunga (16) (bukan nama sebenarnya) gadis di Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat tak menyangka bakal ditipu oleh pria yang ia kenal lewat media sosial Facebook.
Merasa percaya dan mengenal baik EP (21), Bunga tak menaruh curiga ketika diajak rekannya itu jalan-jalan pada Kamis (4/6/2020).
Namun ketika sampai di indekos EP, Bunga justru dipaksa untuk melayani nafsu EP dan empat orang rekannya.

• Kenal Lewat Facebook, Gadis 16 Tahun Tak Menyangka Bakal Disekap dan Diperkosa 5 Pria selama 2 Hari
Tak hanya dicabuli dan disetubuhi oleh lima pria tersebut, Bunga bahkan ditahan selama dua hari di indekos tersebut untuk melayani nafsu mereka.
Dikutip dari Keterangan Pers Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin, Selasa (9/6/2020) siang, hingga saat ini kondisi korban masih terus didampingi oleh pihak berwajib.
Visum juga masih terus dilakukan untuk menggali keterangan lebih dalam tentang kasus yang menimpa Bunga.
"Kondisi korban saat ini masih terus kami lakukan pendampingan, rehabilitasi, dan juga meneruskan visum lebih lanjut," ujar Komarudin.
"Termasuk juga kita akan mendalami atau kita akan kembangkan dari apa yang sudah kita peroleh sampai saat ini," sambungnya.
Diketahui dari lima pelaku terduga pencabulan, satu pelaku paling muda berumur 18 tahun, dan sisanya berkisar mulai dari 19 hingga 21 tahun.
Diceritakan Komarudin, korban memang dari awal tidak pernah menduga akan berakhir menjadi korban pemerkosaan.
"Kalau menurut hasil pemeriksaan dari korban memang, korban tidak menaruh curiga," terangnya.
Merasa mengenal baik pelaku utama atau EP (21), korban menurut saat diajak jalan-jalan oleh pelaku.
"Karena memang kenal cukup lama kurang lebih satu bulan dengan pelaku utama, atau pelaku pertama yang menjemput korban," papar Komarudin.
Namun kepercayaan Bunga berbuah petaka, EP yang ia percayai justru menjebak Bunga untuk melayani nafsunya dan keempat rekannya.
"Karena sudah merasa kenal maka korban diajak jalan-jalan dan sampailah di satu tempat atau rumah kos-kosan milik rekan dari pelaku," kata dia.
"Di sana sudah berkumpul ada beberapa orang yang memang biasa mungkin main di sana."
"Di sanalah pelaku menahan korban selama dua hari ada di TKP, namun untuk pengakuan memang tidak disekap oleh salah satu dari pelaku," imbuhnya.
Dari hasil penyelidikan sementara Komarudin mengatakan tidak ada unsur kekerasan yang dilakukan terhadap korban.
Korban juga dipastikan tidak dicekoki minuman keras oleh para pelaku.
"Tidak ditemukan ada unsur kekerasan, ini yang masih terus kita dalami dari hasil pemeriksaan yang masih terus kami kembangkan," terangnya.
• Berulang Kali Dicabuli, Balita Alami Trauma Berat, Ibu Korban: Bangun Tiba-tiba lalu Teriak-teriak
Berawal dari Facebook
Dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/6/2020), semuanya berawal saat Bunga berkenalan dengan EP (21) lewat Facebook.
EP diketahui memilki hubungan asmara dengan Bunga yang sebelumnya terjalin akibat komunikasi yang intens melalui Facebook sejak satu bulan yang lalu.
Kemudian pada Kamis (4/6/2020), EP mengajak Bunga untuk pergi ke tempat indekosnya.
Bunga yang tak menaruh curiga mengiyakan ajakan EP.
EP akhirnya menjemput Bunga di rumah kakak korban.
Sesampainya di indekos EP, selain mereka berdua sudah ada empat pria lain yang diketahui sebagai rekan EP.
“Lalu korban dibawa ke sebuah kamar indekos milik teman EP di kawasan Pontianak Barat. Ternyata di sana sudah menunggu 4 teman EP,” ucap Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).
• Pergoki Remaja sedang Mesum, Seorang Pria Sontak Ngaku RT, Justru Perkosa sang Gadis di Depan Pacar
Keempat pria tersebut dan EP akhirnya melakukan aksi bejat mereka terhadap Bunga.
Bunga dipaksa melayani nafsu kelima pria itu secara bergantian.
Korban bahkan disekap di indekos EP dan tidak pulang selama dua hari.
Komarudin mengatakan pihak kepolisian kini telah memburu para pelaku pencabulan Bunga.
Sementara ini tiga orang pelaku telah berhasil tertangkap termasuk kekasih Bunga EP.
Dua lainnya adalah WR (20) dan NP (18).
Kini dua pelaku masih buron dan dalam pencarian pihak kepolisian.
Sementara ini ketiga pelaku tersebut sedang diselidiki untuk informasi lebih lanjut.
“Ketiga pelaku yang telah ditangkap kini dalam pemeriksaan mendalam. Dua pelaku lain masih dalam pengejaran,” kata Komarudin.
Atas perbuatan mereka, para pelaku terancam menjalani hukuman penjara selama 15 tahun dan denda sebanyak Rp 5 miliar.
“Kepada pelaku kita jerat Pasal 81 dan 82 Undang-undang tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun,” sebut Komarudin.
Simak tayangan selengkapnya dari menit ke-2.56:
(TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "5 Pemuda Sekap dan Perkosa Gadis ABG, Salah Satu Pelaku Pacar Korban" dan "Sekap dan Cabuli Remaja Putri Selama 2 Hari, 3 Pemuda Ditangkap dan 2 Lainnya Buron"