Virus Corona
Jadi Pembicara di Forum Internasional, Anies Baswedan Bagikan Pengalaman Tangani Corona di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membagikan pengalamannya dalam mengatasi penyebaran Virus Corona di Ibu Kota Indonesia kepada dunia.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Rekarinta Vintoko
"Tentu saja pemerintah menyediakan dukungan dan subsidi," kata Anies.
"Namun kesempatan ini kami gunakan untuk memperkenalkan KSBB."
"Jadi di satu sisi kami memiliki PSBB di sisi lain ada KSBB," sambungnya.
Dirinya menjelaskan dalam KSBB tersebut, masyarakat berhak untuk mendapatkan ataupun memberikan bantuan.
Menurutnya, program KSBB tersebut mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Jakarta.
• Anies Baswedan Larang Perusahaan PHK Karyawan yang Karantina Mandiri saat Masa PSBB Transisi
Dikatakannya pula banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk ikut berpartisipasi dalam mengurangi beban kepada sesama.
"Dan kami sangat gembira dengan sambutan yang diberikan atas program ini," ungkapnya.
"Ada organisasi amal yang kita undang berpartisipasi untuk menyalurkan bantuan/kontribusi dari masyarakat," jelasnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memaparkan dengan adanya KSBB, jumlah masyarakat yang bernonasi meningkat drastis.
Namun memang diakui nominal donasinya tidak lebih banyak sebelum adanya Corona, karena memang kondisi ekonomi yang sedang menurun.
"Dan mereka telah melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang berdonasi telah bertambah dari 220 persen, walaupun jumlah donasinya lebih kecil daripada saat jumlah donator 100 persen," terangnya.
"Jadi jumlah donator bertambah, tapi jumlah donasinya berkurang banyak karena adanya krisis ekonomi," pungkasnya.
• Hari Pertama Perkantoran Jakarta Beroperasi, Ratusan Penumpang Menumpuk di Stasiun Bogor
Simak videonya:
Riza Patria Pastikan Belum Buka Aturan Ganjil Genap Seminggu ke Depan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan belum akan membuka aturan ganjil genap di Ibu Kota selama satu minggu ke depan.
Seperti yang diketahui, saat ini DKI Jakarta telah memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dan perlahan sudah mulai membuka aktivitas masyarakat, meski tetap dengan protokol kesehatan ketat.