Breaking News:

Virus Corona

Kasus Corona di DKI Menurun, Sosiolog Singgung Arus Mudik ke Jatim: Jangan-jangan Episentrum Pindah

Sosiolog Imam Prasodjo mengomentari soal membeludaknya kasus Virus Corona di Jawa Timur.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne
Sosiolog Imam Prasodjo dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Kamis (4/6/2020). Ia mengomentari soal membeludaknya kasus Virus Corona di Jawa Timur. 

"Jadi warnanya merah, karena di peta itu kan kecil sehingga mungkin padat begitu," jelasnya.

"Jadi tidak ada warna hitam, zona hitam itu tidak ada, yang ada ya zona merah sesuai dengan aturan yang ada," tegasnya.

Dirinya kemudian mengungkapkan jumlah kasus positif Corona di Surabaya pada Selasa (2/6/2020) mencapai 2.748 kasus.

Namun jumlah tersebut sudah bertambah menjadi 2.803 pada Rabu (3/6/2020) dilansir dari infocovid19.jatimprov.go.id.

"Jadi angka tepatnya tanggal 2 kemarin sore itu terkonfirmasi ada 2.748 yang positif," kata Joni Wahyudi.

Joni Wahyudi mengakui memang kasus Corona di Surabaya sangat tinggi.

 Mardani Minta Pemerintah Tak Jalan Sendiri soal New Normal, Singgung Ganjar hingga Anies Baswedan

Seperti yang diketahui, Surabaya menjadi episentrum penyebaran Virus Corona di Jawa Timur.

Lebih dari setengah kasus Corona di Jawa Timur berada di Kota Pahlawan.

Meski begitu, Joni Wahyudi percaya Pemerintah Kota Surabaya tentunya sudah berjuang maksimal untuk mengatasi penyebaran Virus Corona di wilahnya.

"Jadi ini memang cukup tinggi, tetapi saya kira pemerintah kota sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menangani ini dengan melakukan masif testing kemudian melakukan trasing isolasi dan lain-lain sesuai kaidah yang berjalan," pungkasnya. (TribunWow.com)

Tags:
CoronaCovid-19JakartaJawa Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved