Breaking News:

Terkini Nasional

Sebut Daftar Presiden yang Jatuh di Tengah Masa Jabatan, Refly Harun: Saya Harap Jokowi seperti SBY

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengomentari soal ramai pembahasan pemecatan presiden di masa pandemi Virus Corona.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Kolase YouTube Refly Harun/Kompas TV/Sekretariat Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (kiri), Refly Harun (tengah), dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan). Dalam tayangan YouTube Refly Harun, Selasa (2/6/2020), Refly Harun bandingkan masa SBY dan Jokowi. 

TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengomentari soal ramai pembahasan pemecatan presiden di masa pandemi Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, sebelumnya, pembahasan itu mencuat setelah seminar mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dibatalkan karena dianggap makar hingga alami ancaman pembunuhan.

Terkait hal itu, Refly Harun lantas mengaku berharap tak ada lagi presiden yang jatuh di tengah masa jabatan.

Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY menyampaikan pidato kontemplasi di di Pendopo Puri Cikeas Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019).
Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY menyampaikan pidato kontemplasi di di Pendopo Puri Cikeas Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019). (YouTube KOMPASTV)

Isi Seminar Pemecatan Presiden, Refly Harun Samakan dengan Batalnya Diskusi UGM: Ngeri-ngeri Sedap

Pasalnya, hingga kini hanya ada satu presiden yang hingga tuntas menyelesaikan masa jabatan hingga dua periode, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya pribadi tidak berharap lagi ada presiden Republik Indonesia yang jatuh di tengah jalan," kata Refly dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, Selasa (2/6/2020).

"Kita memiliki sejarah yang buruk, karena kecuali SBY, semua presiden tidak menyelesaikan masa jabatannya yang sempurna."

Melanjutkan penjelasannya, Refly kemudian membahas pemberhentian presiden mulai dari era Soekarno hingga Abdurrahman Wahid.

Ia pun menyoroti kasus pemberhentian Presiden Habibie.

"Bung Karno dijatuhkan walaupun sudah berkuasa lama pada tahun 1967," ucap Refly.

"Pak Harto dipaksa mengundurkan diri, Habibie ditolak pertanggungjawabannya sehingga tidak bisa lagi mencalonkan diri."

Menurut Refly, kala itu Habibie dipaksa lengser dari jabatan karena pertanggungjawabannya ditolak oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Hal itu menyebabkan Habibie tak bisa kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden selanjutnya.

"Padahal sesungguhnya dia masih memiliki jabatan hingga 2003, tapi karena gelombang reformasi, reformasi memaksa untuk diadakannya Pemilu dipercepat," jelas Refly.

"Dari seharusnya 2002 menjadi tahun 1999, maka ketika ditolak pertanggungjawabannya Habibie tidak maju lagi dalam pemilihan presiden."

Tak Ingin Rakyat Terlalu Khawatirkan Corona, Jokowi: Bangsa Besar, Harus Tampil sebagai Pemenang

Lengser dari jabatan, Habibie lantas digantikan oleh Abdurrahman Wahid atau yang kerap disapa Gus Dur.

Halaman 1/4
Tags:
Refly HarunPresiden Joko Widodo (Jokowi)Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved