Breaking News:

Terkini Nasional

Ulas Diskusi 'Pemecatan Presiden', Refly Harun: Kalau Dikatakan Makar, Saya Kira Sangat Keterlaluan

Mengupas maksud dan tujuan diskusi pemecatan presiden, Refly Harun menilai tudingan makar terhadap diskusi tersebut sangat keterlaluan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase (YouTube Kompastv) dan (YouTube Refly Harun)
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (1/6/2020). Ia turut mengomentari soal ramai pemberitaan batalnya seminar soal pemecatan presiden di masa pandemi. 

Diskusi sendiri ditargetkan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya mahasiswa.

Refly Harun Buka Suara soal Narasumber di Balik Diskusi Pemecatan Presiden: Memang Tidak Aneh-aneh

Berlebihan Kalau Disebut Makar

Seusai membaca TOR tersebut, Mantan Komisaris Utama Pelindo I itu menegaskan bahwa tidak ada yang janggal pada diskusi itu.

"Jadi tidak ada yang aneh sebenarnya, jadi para mahasiswa yang tergabung dalam Constitutional Law Society ini ingin menghubungkan ilmu pengetahuan yang terjadi di kampus dengan situasi pandemi," kata Refly.

"Dengan satu isu yaitu mengenai pemberhentian presiden."

"Intinya adalah apa cukup alasan untuk memberhentikan presiden karena isu ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap penanganan Covid-19," ujar Refly.

Refly menuturkan apa yang digelar oleh para mahasiswa itu masih dala batas akademik yang wajar.

Dirinya bahkan menilai tudingan makar adalah hal yang keterlaluan.

"Jadi sebenarnya yang dilakukan mahasiswa ini masih dalam koridor akademik."

"Kalau dikatakan gerakan makar, wah saya kira sangat keterlaluan," ucap Refly.

"Karena memang ada dosen UGM juga yang mengatakan bahwa ada gerakan makar, kebetulan dosen teknik."

"Bahwa ada gerakan makar di UGM dengan seminar ini, luar biasa," sambungnya.

Refly lalu menyinggung soal batalnya acara tersebut dan ancaman yang diterima oleh anggota diskusi dan narasumber.

Pembahasan tersebut ia lakukan pada video YouTube miliknya pada Minggu (30/5/2020), bersama narasumbernya Dosen FH UGM Zainal Arifin Mochtar.

"Akhirnya mereka yang mengadakan acara ini sebagaimana sudah disampaikan oleh Dr Zainal Arifin Mochtar, mereka mendapatkan ancaman," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
pemakzulanRefly HarunJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved