Breaking News:

Kabar Internasional

Gara-gara Uang Palsu, George Floyd Meregang Nyawa di Tangan Polisi Minneapolis

George Floyd ditangkap polisi seusai membeli makanan karena diduga menggunakan uang palsu. Namun, di saat bersamaan ia harus kehilangan nyawanya.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Claudia Noventa
YouTube CBS Evening News
Pria bernama George Floyd tewas setelah polisi menahannya di tanah sementara lutut seorang polisi lainnya menekan leher pria itu. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria bernama George Floyd meninggal dunia akibat lehernya diinjak oleh polisi sehingga kesulitan bernapas, pada Senin (25/5/2020).

Video insiden tersebut bahkan viral di media sosial dan menyedot perhatian publik.

Peristiwa itu dianggap sebagai aksi rasisme polisi Minneapolis terhadap orang kulit hitam.

Angka Kematian akibat Virus Corona di AS Capai 102.109, Disebut Lampaui Korban Tiga Perang Amerika

Kasus George Floyd yang Tewas karena Lehernya Diinjak Polisi Picu Kemarahan, Warga AS Demo Protes

Dikutip Tribunnews.com dari New York Post, Jumat (29/5/2020), George Floyd ditangkap polisi karena dugaan pemalsuan uang saat berbelanja di sebuah toko makanan.

Tagihan tersebut senilai 20 dolar atau sekitar Rp294 ribu.

Dalam wawancaranya bersama CNN, Pemilik Cup Foods, Mahmoud Abumayyaleh, tempat Floyd diduga melakukan praktik pemalsuan tersebut menceritakan awal kejadian tersebut.

Mulanya karyawan Mahmoud Abumayyaleh menelepon polisi terkait dugaan menggunakan uang palsu oleh Floyd.

Ketika itu, Floyd sudah keluar dari toko ketika karyawan toko baru menyadari uangnya palsu.

"Staf saya memanggil polisi, mempraktikkan protokol, dan ketika polisi tiba, Floyd masih di luar, dan saat itulah mereka mendekatinya," kata Mahmoud, dikutip dari Baller Alert.

Mahmoud mengatakan seorang keluarganya melihat Floyd ditangkap dan mencoba melarang polisi untuk menginjak lehernya.

Sementara Mahmoud tidak ada di tempat kejadian perkara saat insiden itu terjadi.

Kendati demikian, kronologi penangkapan Floyd tertangkap kamera CCTV di tokonya.

Momen George Floyd Terbunuh oleh Polisi di Minnesota: Pak Polisi Tolong Saya Tidak Bisa Bernapas

Keluarga Tuntut Polisi yang Injak George Floyd Dihukum Mati: Mereka Ambil Nyawa Saudaraku

Namun, gambarnya tidak dapat dibagikan secara luas.

Kendati demikian, kini sudah banyak media yang menampilkan rekaman CCTV itu.

"Saya melihat (rekaman) dan apa yang saya lihat sangat mengerikan."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
George FloydUang palsuMedia SosialViral
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved