Breaking News:

Virus Corona

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira Justru Nilai New Normal Buat Ekonomi Memburuk: Positif tapi Semu

Tatanan hidup baru atau New Normal disebut-sebut sebagai usaha untuk menyelamatkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Apa Kabar Indonesia tvOne
Di acara Indonesia Business Forum tvOne pada Rabu (27/5/2020), Bhima Yudhistira menilai bahwa kinerja yang dikira akan berdampak positif pada ekonomi itu bersifat semu. 

Hal itu diketahui saat Sandiaga Uno diwawancara oleh iNews pada Selasa (26/5/2020).

Mulanya, Sandiaga berharap pemerintah bisa menerapkan New Normal namun harus dilandasi dengan data-data sains.

Sandiaga Uno mengatakan bahwa New Normal ada kaitannya dengan ekonomi Indonesia yang sudah terpuruk karena Virus Corona saat wawancara dengan INews pada Selasa (26/5/2020).
Sandiaga Uno mengatakan bahwa New Normal ada kaitannya dengan ekonomi Indonesia yang sudah terpuruk karena Virus Corona saat wawancara dengan INews pada Selasa (26/5/2020). (Channel YouTube Official INews)

• Ini 3 Indikator bagi Daerah untuk Terapkan New Normal, soal Jumlah Kasus hingga Layanan Kesehatan

Data sains yang pasti bisa dilakukan di tengah pandemi Covid-19 agar ekonomi juga kembali bangkit.

"Kita berharap keputusan yang akan diambil oleh pemerintah berdasarkan data-data terakhir oleh tim medis data-data sains yang akhirnya memberikan satu keyakinan bahwa kita sudah bisa mulai membuka perekonomian kita tentu akan disambut baik oleh sektor usaha," ungkap pria 50 tahun ini.

Sandi menegaskan lagi, sebelum New Normal diterapkan harus ada langkah-langkah persiapan yang jelas.

"Tentunya perlu langkah-langkah persiapan juga nanti kita bisa bahas bagaimana langkah-langkah persiapan itu agar ekonomi kita bisa pulih kembali," kata dia.

Lalu presenter bertanya apakah saat ini New Normal sudah siap dilaksanakan.

Sandiaga menjawab, hal itu bergantung dengan keputusan Gugus Tugas Covid-19 terutama sang pemimpin, Doni Monardo.

Namun, harus dilakukan tahapan-tahapan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Jadi menurut Pak Sandi ini waktu yang tepat ya untuk menyongsong kenormalan baru?" tanya pembawa acara.

"Saya melihat bahwa dilihatnya di Gugus Tugas Covid-19 jika Jendral Doni sudah menyatakan bahwa ini waktu yang tepat tentunya atas dalam beberapa tahap pembukaan dengan sangat kehatian-hatian kita lakukan dan protokol kesehatan," jelasnya.

 Kemenhub Berencana Naikkan Tarif Angkutan Darat hingga Tiket Online untuk Hadapi New Normal

Lalu, ia menyinggung statemen Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tetap mengingatkan soal displin kesehatan meski New Normal mulai akan diterapkan.

"Kita bisa dengar tadi presiden sendiri mengatakan bahwa kita harus terus menyadarkan, mengingatkan dan memastikan masyarakat tetap memakai masker, sebagian dari keseharian menjaga jarak aman, terus cuci tangan dan sedapat mungkin tidak beraktivitas di luar rumah," tutur Sandi.

Menurutnya, kabar ini merupakan hal yang baik bagi dunia usaha.

Halaman
123
Tags:
INDEFBhima Yudhistira AdhinegaraNew Normal
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved