Virus Corona
Kasus Corona Surabaya Terus Melejit, Khofifah Bandingkan Keberhasilan PSBB Malang Raya
Kasus baru Virus Corona di Jawa Timur terus mengalami lonjakan dan sebagian besar berasal dari Surabaya. Khofifaf bandingkan dengan Malang Raya.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Tetapi kemarin kami rakor, apa yang kemudian kita lihat dari pedoman WHO transisi pasca restriction," kata Khofifah.
"Restriksi kita kan adalah PSBB, itu ada enam yang harus dipastikan."
"Kita urai bersama dengan para pakar dari item satu sampai enam, ternyata item satu sampai enam justru yang keenam menjadi penguatan ini adalah partisipasi aktif masyarakat," jelasnya.
Mantan Menteri Sosial itu mengungkapkan bahwa selama penerapan PSBB, masyarakat di Malang Raya mempunyai satu kebijakan sosial yang sangat berpengaruh, yakni Kampung Tangguh.
Dirinya berharap hal itu bisa dijadikan contoh untuk daerah-daerah lain, termasuk Surabaya Raya.
"Saya ingin menyampaikan bahwa modal sosial masyarakat di Malang Raya luar biasa yang berbasis RW berupa Kampung Tangguh," ungkapnya.
"Inilah yang menurut penilaian banyak pakar dan kami ini yang memiliki signifikansi terhadap penyebaran Covid-19," sambungnya.
"Sebetulnya kan ini sesuatu yang bisa dijadikan rules model," pungkasnya.
• Tanggapi New Normal di Tengah Corona, Ekonom INDEF: Kenapa yang Dicek Pertama Pusat Perbelanjaan
Simak videonya:
Jokowi Minta Jawa Timur Diperhatikan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segenap jajarannya untuk memberikan perhatian pada provinsi Jawa Timur yang masih memiliki tingkat penularan Virus Corona yang tinggi.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat terbatas mengenai percepatan penanganan Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta.
Dilansir akun Sekretariat Presiden, Rabu (27/5/2020), dalam rapat tersebut, Jokowi menginstruksikan sejumlah tindakan untuk ditindak lanjuti oleh jajaranya.
"Saya ingin menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian baik para menteri maupun ketua gugus tugas," kata Jokowi.
Awalnya, Jokowi menyinggung mengenai arus baik yang harus diantisipasi karena dapat menimbulkan potensi penyebaran virus gelombang kedua.