Breaking News:

Virus Corona

Prediksi Gelombang Kedua Corona seusai Idulfitri, BIN Enggan Samakan China: Habis Ini Kita Rapid

Deputi Kominfo BIN Wawan Hadi Purwanto memprediksi akan ada gelombang kedua penularan Virus Corona di Indonesia.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture YouTube TvOne
Deputi Kominfo BIN Wawan Hadi Purwanto memprediksi lonjakan kedua Covid-19 setelah Idulfitri, Senin (25/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Deputi Kementerian Komunikasi dan Informatika Badan Intelijen Negara (Kominfo BIN) Wawan Hadi Purwanto memprediksi akan ada gelombang kedua penularan Virus Corona di Indonesia.

Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan TvOne, Senin (25/5/2020).

Wawan menilai akan ada lonjakan kasus positif Virus Corona seusai perayaan Idulfitri.

TUMPAH RUAH - Ribuan calon penumpang tumpah ruah memenuhi arel Terminal Bus AKAP Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (23/4/2020). Jelang satu hari penerapan larangan mudik, suasana di terminal ini ramai seperti mudik lebaran. (Wartakota/Nur Ichsan)
TUMPAH RUAH - Ribuan calon penumpang tumpah ruah memenuhi arel Terminal Bus AKAP Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (23/4/2020). Jelang satu hari penerapan larangan mudik, suasana di terminal ini ramai seperti mudik lebaran. (Wartakota/Nur Ichsan) (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

 Penuh Haru, Senyum Khofifah Disemangati Anaknya Hadapi Corona di Jatim: Makasih Nak, Sehat-sehat

Menurut dia, faktor penularan yang utama adalah ketidakdisiplinan masyarakat dalam menjaga kebersihan.

"Dua hari ini kita masih menunggu orang bersilaturahmi," kata Wawan Hadi Purwanto.

Ia menyebutkan rapid test harus dilakukan, terutama terhadap orang tanpa gejala (OTG).

OTG diketahui sudah terjangkit virus dan dapat menularkannya ke orang lain meskipun tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

"Habis ini kita rapid, terutama mereka yang OTG itu bisa langsung terselamatkan, tidak lantas menjadi spreader (penyebar)," jelas Wawan.

"Karena spreader itu dia tidak tahu, tidak paham, menyebarkan ke komunitas-komunitasnya," lanjutnya.

Ia menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berulang kali membuat langkah pencegahan dan mengimbau masyarakat.

Meskipun begitu, masih banyak warga yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bahkan melawan petugas.

"Presiden sendiri juga sudah berkali-kali seperti itu, melakukan langkah imbauan yang luar biasa," kata Wawan.

"Malah ada saudara kita yang melawan petugas. Itu ada sanksinya," tuturnya.

Wawan menyebutkan seharusnya ada sanksi yang dapat membuat jera pelanggar PSBB.

"Memang aturan kita buat, tapi harus ada sanksi," komentar Wawan.

 Jawa Timur Terus Alami Lonjakan Kasus Baru Virus Corona, Khofifah Akui Ada Faktor Keterlambatan

Halaman 1/4
Tags:
Virus CoronaBadan Intelijen Negara (BIN)Covid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved