Breaking News:

Terkini Daerah

Heboh Kabar Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik ke Jember, Ketua IWJ Ungkap Fakta Lain

Sempat viral aksi seorang ibu dan anaknya yang dikabarkan nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik dari Kediri Tabanan, Bali, ke Jember, Jawa Timur.

Editor: Claudia Noventa
Kompas.com/Amriza Nursatria Hutagalung
Ilustrasi Ambulans - Seorang ibu dan anak dikabarkan nekat sewa ambulans untuk mudik dari Bali ke Jember. 

Dalam keterangan tertulisnya di Facebook yang diterima Kompas.com, Slamet membeberkan duduk perkara penjemputan ambulans IWJ kepada Aryati, untuk pulang dari Bali ke Jember. 

Ibu dan Anak Nekat Sewa Ambulans untuk Mudik dari Bali ke Jember, Mengaku Sakit Tifus

Posting Video 3 Suster Katolik yang Nyanyi Lagu Idulfitri, Ganjar Pranowo Ucapkan Terima Kasih

Menurut dia, awalnya memang benar ambulans IWJ Korwil bali dikontak untuk mengantarkan seorang wanita bernama Aryati dan anaknya untuk pulang ke Jember.  

Hal itu karena Aryati sakit tipus selama dua minggu dan tak kunjung sembuh selama rawat jalan. Ia memutuskan pulang ke rumahnya di Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, agar dekat dengan keluarga yang bisa merawatnya. 

“Memang benar ambulans Info Warga Jember (IWJ) Korwil Bali dikontak untuk mengantarkan ibu Aryati karena sakit,” kata Slamet, ketua UMUM IWJ dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com Senin (25/5/2020).

Rombongan Aryati dan ambulans ini berangkat dari Bali, Jumat (22/05/2020) sekitar pukul 21.00 waktu setempat. 

Hanya Bisa Video Call, Sopir Ambulans RS Wisma Atlet: Mohon Maaf Bapak Gak Bisa Lebaran sama Kalian

Ditangkap di Solo, Rumah Terduga Teroris Asal Sumatera Barat Digeledah, Humas Polda: Diamankan Buku

Sakit tipus 2 minggu, ada surat bebas Covid-19

Saat berangkat, Aryati sudah mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 dari klinik Prodia.

Surat keterangan itu diurus agar memudahkan perjalanannya. 

Selama sakit tipus, Aryati selalu mendingan di siang hari dan kambuh malam hari.

Sehingga saat Aryati melewati pemeriksaan oleh petugas Covid-19, suhu tubuhnya normal.

Juga karena ia sudah diberi obat selama perjalanan dari klinik Prodia.

“Di mobil ambulans kenapa tidak ada perawat yang dampingi? Karena kondisi ekonomi tidak mampu membayar perawat mendampingi ke Jember,” lanjut Slamet.  

Warga kurang mampu

Apalagi, Aryati merupakan seorang janda dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah.

Di Bali, dia juga bekerja sebagai buruh borongan pencetak genteng.

Sopir Ambulans Tidak Jujur, Pemulasaran Jenazah Corona di Garut Akhirnya Dilakukan di Pinggir Jalan

Kakek di Pekalongan Tewas Bunuh Diri, Hidup Sebatang Kara: Anaknya Melaut, Istrinya Meninggal

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
AmbulansJemberBaliJawa TimurInfo Warga Jember (IWJ)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved