Terkini Daerah
Ditangkap di Solo, Rumah Terduga Teroris Asal Sumatera Barat Digeledah, Humas Polda: Diamankan Buku
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Sumatera Barat, melakukan penggeledahan pada rumah terduga teroris yang telah ditangkap di Solo.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Sumatera Barat, melakukan penggeledahan pada rumah terduga teroris yang telah ditangkap di Solo, Jawa Tengah.
Seorang pria berinisial AY atau REP, ditangkap oleh satuan detasemen khusus saat sedang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (21/5/2020).
Ia yang diketahui tinggal di rumah kos di daerah Pasar Kliwon, Solo, ternyata berasal dari Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.
• Tim Densus 88 Tangkap Warga di Solo yang Diduga Terlibat Jaringan JAD, Kapolresta: 11 Buku Diamankan
Menindak lanjuti penangkapan tersebut, tim tugas di Sumatera Barat segera melakukan pemeriksaan pada rumah pelaku.
Dilansir TribunPadang.com, Minggu (24/5/2020), Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto membenarkan adanya upaya penggeledahan di rumah terduga teroris.
Melalui keterangan langsung saat ditemui awak media, Satake Bayu menuturkan bahwa terduga teroris telah ditangkap di Solo.
Oleh karenanya, pihaknya segera melakukan pemeriksaan untuk mencari barang bukti di rumah terduga teroris yang ada di wilayahnya.
"Telah diamankan dan dilakukan penggeledahan rumah REP alias AY di Jorong Koto Gadih Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumbar oleh Densus 88 AT Mabes Polri," terang Satake Bayu, Minggu (24/5/2020).
Pemeriksaan di rumah terduga pelaku teroris tersebut dilakukan oleh Tim Densus 88 AT Mabes Polri berserta Kepala Jorong Koto Gadih dan Ketua Pemuda Koto Gadih.
Dari proses penggeledahan yang dilakukan, pihak kepolisian menemukan sejumlah buku yang diduga terkait dengan jaringan teroris.
"Diamankan buku tentang jihad dua kantong plastik warna hitam milik REP alias AY," kata Satake Bayu.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa terduga teroris AY atau REP, ditangkap karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Adapun penggeledahan juga telah dilakukan di lantai atas kamar kos REP yang berada di Solo.
Menurut informasi yang didapat, terduga teroris tersebut jarang bergaul dengan warga.
"Saat itu kondisi kos kosong tidak berpenguhuni. REP adalah warga pendatang yang tidak pernah bergaul dengan masyarakat dan masih pengangguran,"jelasnya.