Virus Corona
Viral Video Petugas RS Minta Rp 3 Juta untuk Pemulasaran Jenazah PDP, Perekam: Bu Wali Kota, Tolong
Video keluarga pasien debat dengan pihak RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto viral di media sosial.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Video keluarga pasien debat dengan pihak RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto viral di media sosial.
Dalam video tersebut, mereka tampak berdebat soal uang pemulasaran jenazah pasien PDP Rp 3 juta, yang diminta pihak RS.
Pihak keluarga erlihat beberapa kali mengutarakan keluhannya kepada petugas.
• Pasar Kobong Jadi Klaster Baru Covid-19, Tes Masal Catat 21 Orang Positif dan 5 Reaktif Corona
Mereka mempertanyakan uang itu.
Namun, mereka juga menyerahkan uang Rp 3 juta itu untuk mengurus jenazah.
Pihak keluarga memaksa petugas memberikan kuitansi sebagai tanda bukti pembayaran uang tersebut.
Salah satu keluarga korban yang merekam video itu memberi tahu lokasi rumah sakit tersebut.
"Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo. Bu Wali (Wali Kota Mojokerto) tolong diperhatikan," kata salah satu keluarga pasien dalam rekaman itu.
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, pihak yang berdebat dengan petugas rumah sakit itu merupakan keluarga dari salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal pada Selasa (19/5/2020).
Pasien berinisial JSH itu berasal dari Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.
PDP yang menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto itu meninggal pada usia 60 tahun.
Direktur RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Sugeng Mulyadi membenarkan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi di rumah sakit yang dipimpinnya.
• Viral Video Bocah 2 Tahun Positif Corona Dijemput Ambulans, Tak Menangis saat Digendong Petugas
Karena salah paham
Pihak yang memprotes permintaan uang itu merupakan keluarga dari PDP yang meninggal di RSUD Wahidin Sudirohusodo.
Menurut Sugeng, insiden itu terjadi karena kesalahpahaman antara keluarga pasien dan petugas.