Breaking News:

Terkini Daerah

Akhiri PSBB, Tegal Lakukan Penyemprotan Disinfektan Skala Besar, Kerahkan 6 Water Canon dan 9 Damkar

Kota Tegal merayakan berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayahnya dengan menggelar penyemprotan disinfektan secara menyeluruh.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
YouTube KompasTV
Akhiri pelaksanaan PSBB, Pemerintah Kota Tegal laksanakan penyemprotan desinfektan besar-besaran, Jumat (22/5/2020). Sebanyak 6 unit water canon dan 9 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk melakukan penyemprotan tersebut. 

TRIBUNWOW.COM - Kota Tegal merayakan berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayahnya dengan menggelar penyemprotan disinfektan secara menyeluruh.

Setelah dinyatakan berzona hijau tanpa adanya pasien positif Covid-19 di wilayahnya, Pemerintah Kota Tegal bersepakat akan mengakhiri isolasi pada Jumat (22/5/2020).

Sebagai tanda perayaan berakhirnya PSBB pertama di Jawa Tengah tersebut, pemkot melakukan penyemprotan disinfektan berskala besar.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memantau langsung pelaksanaan penyemprotan disinfektan skala besar di Kota Tegal, Jumat, (22/5/2020). Dedy mengimbau pada masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan meski PSBB telah berakhir.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memantau langsung pelaksanaan penyemprotan disinfektan skala besar di Kota Tegal, Jumat, (22/5/2020). Dedy mengimbau pada masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan meski PSBB telah berakhir. (YouTube KompasTV)

Tegal Resmi Akhiri PSBB, Sukses Jadi Wilayah Zona Hijau, Jumlah Positif Corona Nihil

Dilansir KompasTV, Sabtu (23/5/2020), untuk melakukan penyemprotan di seluruh wilayah Kota Tegal tersebut, pemkot telah mengerahkan 6 unit water canon dan 9 unit pemaam kebakaran.

Penyemprotan ini menyasar pada ruas-ruas jalan protokol Kota Tegal atau yang menjadi tempat keramaian warga seperti bundaran alun-alun Kota Tegal.

Sementara Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, memantau jalannya penyemprotan tersebut melalui udara dengan menggunakan helikopter.

Seusai penyemprotan dilakukan, Dedy langsung menghampiri warga dan awak media yang telah berkumpul untu meminta keterangan.

Dedy menyampaikan bahwa meskipun telah ditutup, pelaksanaan PSBB tersebut telah memberikan keyakinan pada masyarakat.

"Walaupun kita tutup (PSBB), ini kan memberikan keyakinan ya, agar masyarakat itu yakin," tutur Dedy.

Ia juga mengatakan bahwa dengan ditetapkannya status Kota Tegal sebagai wilayah berzona hijau, tidak lantas membuat masyarakat bisa bebas.

Dedy mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan lebih waspada.

Ia mengingatkan agar warganya bisa memproteksi diri dengan lebih ketat daripada saat pelaksanaan PSBB.

PSBB Virus Corona di Kota Tegal Ditutup karena Berhasil, Wawali Tegal: Tak Ada Pesta Kembang Api 

Hal itu bertujuan untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19 gelombang kedua di Tegal yang dapat menimbulkan masalah berkepanjangan.

"Yang kedua ini salah satu bentuk pesan moral, agar dengan adanya zona hijau penutupan PSBB ini, masyarakat Kota Tegal ini harus lebih waspada, hati-hati," kata Dedy.

"Untuk pengendalian diri atau proteksi diri harus lebih kuat daripada kemarin, agar masyarakat Kota Tegal ini aman."

Halaman 1/3
Tags:
pembatasan sosial berskala besar (PSBB)TegalJawa TengahDisinfektanVirus CoronaCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved