Virus Corona

Achmad Yurianto Sebut 9.359 Spesimen Corona Telah Diperiksa, Belum Capai Target per Hari dari Jokowi

Total spesimen yang telah diperiksa masih berada di bawah target Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI pemeriksaan Covid-19 - Tenaga medis dari kementerian perhubungan melakukan uji cepat (rapid test) kepada pengemudi angkutan umum dengan skema drive thru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2020). Uji cepat ini dilakukan dalam upaya mendukung usaha pemerintah menekan laju penyebaran wabah Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto membeberkan data terkait pemeriksaan spesimen Covid-19 di Indonesia.

Namun, total spesimen yang telah diperiksa masih berada di bawah target Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana telah diinstruksikan Presiden Jokowi, seharusnya dilakukan 10.000 tes per hari.

Namun, sejak Kamis (21/5/2020) hingga Jumat (22/5/2020) pukul 12.00 WIB, pemerintah telah memeriksa total 9.359 spesimen. 

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNBP yang tayang di kanal Youtube metrotvnews, Rabu (20/5/2020).
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNBP yang tayang di kanal Youtube metrotvnews, Rabu (20/5/2020). (Youtube/metrotvnews)

Jelaskan soal Pernyataannya terkait Masa Jabatan Jokowi, Amien Rais: Saya Kira Enggak Pas Didoakan

"Hari ini kami melakukan pemeriksaan spesimen, kemudian validasi data untuk kepentingan tracing sebanyak 9.359 spesimen," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat sore.

Menurut Yuri, tes spesimen dilaksanakan di 69 laboratorium dengan metode real time PCR dan 35 laboratorium dengan metode tes cepat molekuler (TCM).

"Sudah ada 69 laboratorium PCR yang aktif dan 35 laboratorium TCM yang aktif," tuturnya.

Sementara itu, total spesimen Covid-19 yang sudah diperiksa pemerintah sejak kasus pertama yaitu sebanyak 229.334 spesimen.

Berdasarkan hasil uji spesimen, pemerintah pun mengonfirmasi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 634 orang. Maka, total pasien Covid-19 kini berjumlah 20.796 orang.

"Kasus konfirmasi Covid-19 meningkat sebanyak 634 orang, sehingga total menjadi 20.796," ucap Yuri.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved