Breaking News:

Indonesia Terserah

Viral 'Indonesia Terserah', IDI Ungkap Bentuk Sindiran: Kami Siap-siap di RS untuk Jadi Pasien

Wakil Ketua Umum IDI Adib Khumadi menjelaskan ungkapan 'Indonesia Terserah' yang sempat viral di media sosial.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
instagram@dr.tirta
Tangkapan layar postingan dr Tirta soal Indonesia Terserah (16/5/2020). Kini, Wakil Ketua Umum IDI Adib Khumadi menjelaskan ungkapan 'Indonesia Terserah' yang sempat viral di media sosial. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumadi menjelaskan ungkapan Indonesia Terserah yang sempat viral di media sosial.

Tagar tersebut muncul di media sosial sebagai ungkapan perasaan para tenaga medis yang selama ini berjuang melawan pandemi Virus Corona (Covid-19).

Menurut Adib, ungkapan tersebut muncul sebagai bentuk sindiran terhadap sikap pemerintah selama menangani Covid-19.

Wakil Ketua Umum IDI Adib Khumadi menjelaskan ungkapan Indonesia Terserah yang viral, Kamis (21/5/2020).
Wakil Ketua Umum IDI Adib Khumadi menjelaskan ungkapan Indonesia Terserah yang viral, Kamis (21/5/2020). (Capture YouTube iNews)

 

Santer Indonesia Terserah, IDI Sindir Aturan Pemerintah yang Gonta-ganti: Beban Makin Besar

Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Prime Show di iNews, Kamis (21/5/2020).

Awalnya, ia menuturkan tenaga medis bukan bermaksud kecewa terhadap kebijakan pemerintah dan sikap masyarakat selama ini.

"Kalau dibilang kecewa, kecewa ke siapa?" kata Adib Khumadi.

Menurut Adib, pekerjaan sebagai tenaga kesehatan sudah menjadi pilihan dan pengabdian.

"Ini adalah sebuah pengabdian profesi. Profesi yang sudah kita pilih," jelasnya.

"Jadi kami tenaga medis, perawat, tidak mungkin menyatakan ini adalah sebuah kekecewaan," kata Adib.

Selain itu, Adib merasa tagar tersebut bukan berarti ungkapan kemarahan.

Ia merasa ungkapan Indonesia Terserah lebih bermaksud sebagai sindiran.

"Tidak mungkin juga kami marah, karena kami marah kepada siapa?" tanya Adib.

"Tapi ini adalah sebuah bentuk keprihatinan sekaligus mungkin bisa diartikan gaya bahasa satire atau ironi," paparnya.

Adib menuturkan masih banyak orang yang abai terhadap protokol kesehatan yang dianjurkan selama pandemi.

"Di mana pada saat kita semua berjuang untuk menyelesaikan Covid, apalagi bagi kami di tim medis," kata Adib.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaIkatan Dokter Indonesia (IDI)Covid-19Indonesia Terserah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved