Breaking News:

Virus Corona

Geram Warga Langgar PSBB, Pakar Epidemiologi Tagih Sanksi Tegas Pemerintah: Jangan Cuma Bicara

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono mengungkapkan kegeramannya melihat banyaknya kerumunan warga menjelang lebaran.

YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne
Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Kamis (21/5/2020). Pandu Riono mengungkapkan kegeramannya melihat banyaknya kerumunan warga menjelang lebaran. 

Selain karena kasus Virus Corona yang terus meningkat, wacana pelonggaran PSBB semakin memperburuk keadaan.

"Seharusnya bisa melakukan itu, jadi jangan hanya bicara saja, tapi lakukanlah," ungkap Pandu.

"Ini tahap-tahap kritis yang kita mau akhiri atau kita mau melonggarkan kalau enggak bakal batal lagi."

Karena itu, Pandu mengaku sedih melihat warga yang nekat memadati pasar.

Aksi warga itu disebutnya seolah mengabaikan PSBB.

"Ini menurut saya sedih sekali melihat banyak laporan dari Tanah Abang dan beberapa wilayah lainnya itu pasar begitu padat. Seolah-olah tidak ada PSBB."

"Padahal di tengah PSBB masih banyak seperti itu," tandasnya.

Simak video berikut ini menit ke-5.17:

Kegeraman Wali Kota Bogor

Di sisi lain, sebelumnya Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya angkat bicara soal antusias warga berbelanja baru lebaran di tengah wabah Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, Bima Arya yang sempat dinyatakan positif terkena Virus Corona itu mengatakan sangat prihatin melihat aksi warga yang kembali berkerumun.

Ia mengaku kembali teringat perjuangan para tenaga medis yang merawatnya saat berada di ruang isolasi.

Hal itu disampaikan Bima Arya dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (20/5/2020).

Pasar Kembali Penuh meski PSBB, Jokowi Sebut Tak Permasalahkan, Mulai Berdamai dengan Corona?

Melihat warganya beramai-ramai melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Bima Arya mengaku sangat sedih.

Tak hanya itu, ia menyebut merasakan marah sekaligus kesal dalam waktu yang bersamaan.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19EpidemiologPandu RionoPSBB
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved