Indonesia Terserah
dr Erlina Bahas 'Indonesia Terserah', Ali Ngabalin Terdiam Ingat Dokter yang Meninggal: Ini Dukungan
Ali Mochtar Ngabalin tersendat-sendat menjawab pembahasan dr Erlina Burhan tentang ungkapan 'Indonesia Terserah'.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin tersendat-sendat menjawab pembahasan dr Erlina Burhan tentang ungkapan 'Indonesia Terserah'.
Sebelumnya ungkapan tersebut menjadi viral di media sosial sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap masyarakat yang abai dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
PSBB diterapkan sejumlah wilayah untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).
• Bahas PSBB, Erlina Burhan Tegur Ali Ngabalin yang Tak Jawab Pertanyaan: Jangan Tergiur Negara Lain
Dikutip TribunWow.com, awalnya dr Erlina menjelaskan harapan yang tersirat dari ungkapan tersebut.
Menurut dia, jika kurva pertumbuhan kasus tidak segera melandai, tenaga medis akan kewalahan.
"Kalau 20 persen dari jumlah (pasien) yang banyak, itu akan banyak sekali pasien ke rumah sakit," kata dr Erlina Burhan, dalam tayangan Dua Sisi di TvOne, Kamis (21/5/2020).
"Ini tentu saja akan memengaruhi nanti kalau kapasitas rumah sakit tidak cukup maka masyarakat sendiri yang dirugikan," lanjutnya.
Ia lalu mengungkapkan harapannya terhadap kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan virus.
"Jadi marilah kita sama-sama membuat suasana menjadi lebih kondusif," imbau dokter spesialis paru ini.
Mengenai tagar yang sempat viral, dr Erlina menduga hal tersebut hanya reaksi sesaat dari kekecewaan tenaga medis.
"Saya kira tagar 'Indonesia Terserah' itu hanya semacam reaksi sesaat dan mudah-mudahan membuat orang menjadi berpikir," paparnya.
Ia meminta masyarakat agar tidak abai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
"Yang menderita juga adalah masyarakat itu," tegasnya.
Ali Ngabalin kemudian menanggapi pemaparan dr Erlina tersebut.
Awalnya ia mengapresiasi kerja para tenaga medis.
• Viral Tagar Indonesia Terserah, Dokter Ungkap Kelelahan Tenaga Medis: Kami Perlu Pelampiasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ali-ngabalin-terdiam-saat-membahas-dokter-yang-meninggal-dalam-masa-pandemi-virus-corona.jpg)