Virus Corona

109 Nakes di Ogan Ilir Dipecat, Bupati Sebut Tuntutannya Mengada-ada: Dalam Militer Itu Desersi

109 tenaga medis untuk menangani pasien Virus Corona di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, Sumatera Selatan mendapatkan pemecatan.

Youtube/tvOneNews
Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam dalam acara Kabar Hari Ini yang tayang di kanal Youtube tvOneNews, Kamis (21/5/2020). 

"Minta disediakan rumah singgah, rumah singgah sudah ada 34 (kamar)," jelasnya.

"Pakai AC, sudah ada kasurnya siap."

Sering Disebut saat Pandemi Virus Corona, Apa Itu Herd Immunity? Berikut Penjelasannya

Sama halnya dengan peralatan medis, khususnya alat pelindung diri (APD) yang juga sudah disediakan dengan jumlah banyak.

Menurutnya sudah ada ribuan persediaan APD di RUSD Ogan ilir.

"Bilang APD-nya minim," kata Ilyas.

"APD ribuan di rumah sakit. Silakan cek, APD, masker, kacamata, sarung tangan, semua ada," jelasnya.

"Apalagi?," tanya Ilyas.

Lebih lanjut, bupati berusia 53 tahun itu menyebut bahwa 109 tenaga medis yang memberikan tuntutan diibaratkan sebagai disersi.

Sebutan disersi merupakan istilah di dunia militer yang berarti meninggalkan dinas ketentaraan.

Bahkan Ilyas menyindir bahwa mereka juga belum bekerja.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved