Virus Corona
Emisi Karbondioksida Anjlok 17 Persen sejak Corona Mewabah, Udara Jadi Bersih dan Langit Cerah
Emisi karbondioksida di seluruh dunia menurun secara drastis sejak Covid-19 menyerang, berdasarkan penelitian.
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Jika kita ingin menghentikan penumpukan karbon dioksida di atmosfer, kita harus berhenti meletakkannya di sana sama sekali. Ini seperti kita mengisi bak mandi dan sedikit menurunkan keran, tetapi tidak mematikannya," sambungnya.
• Merasa Tidak Adil, Sudjiwo Tedjo Ungkap Kemarahan Lihat Kerumunan di Bandara dan McDonalds Sarinah
Sementara itu menurut profesor klimatologi di University College London, Mark Maslin menilai lockdown menyebabkan penurunan tajam dalam permintaan energi, tetapi produksi energi hampir tidak berubah oleh krisis.
"Pelajaran nyata dari pandemi ini adalah bahwa kita harus secara global mengalihkan produksi energi kita dari bahan bakar fosil secepat mungkin jika kita ingin memastikan pemotongan tahun-ke-tahun berkelanjutan untuk emisi global kita," katanya.
"Kabar baiknya adalah bahwa kedua hal ini akan membantu menjaga udara bersih dan membersihkan langit yang kita semua temukan kembali selama penguncian, menyelamatkan banyak nyawa," papar Maslin.(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul "Corona Memicu Penurunan Emisi Global secara Drastis, Langit Terlihat Lebih Cerah"