Breaking News:

Virus Corona

Wanita di Cianjur Tolak Lakukan Rapid Test dan Coba Lobi Petugas: Saya Sehat Kok, Damai Aja Pak

Tak semua warga di Cianjur Jawa Barat mau menjalani rapid test yang sudah digalakkan pemerintah.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Tenaga medis dari kementerian perhubungan melakukan uji cepat (rapid test) kepada pengemudi angkutan umum dengan skema drive thru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2020). Uji cepat ini dilakukan dalam upaya mendukung usaha pemerintah menekan laju penyebaran wabah Covid-19. (ILUSTRASI) - Seorang wanita di Cianjur menolak lakukan rapid test dan justru mencoba melobi petugas pada Senin (18/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Tak semua warga di Cianjur Jawa Barat mau menjalani rapid test yang sudah digalakkan pemerintah.

Di tengah tugas penanganan Covid-19, ada seorang warga yang justru enggan menjalani rapid test

Ia lantas meminta damai dan hendak memberikan uang pada petugas agar tidak mengikuti rapid test.

Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin.
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Dikutip dari Kompas.com, hal tersebut dilakukan oleh seorang perempuan pengunjung Pasar Induk.

Ia mencoba melobi petugas agar tidak menjalani rapid test.

Bekasi Berencana Longgarkan PSBB setelah 26 Mei, Klaim Kurva Corona Terus Melandai

Kejadian tersebut bermula saat Pelaksana tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman memimpin jalannya pemeriksaan rapid test di Pasar Induk Pasirhayam, Senin (18/5/2020).

Seorang ibu kedapatan tidak mengenakan masker, sehingga disasar petugas untuk diperiksa dengan rapid test.

Namun, reaksinya mengejutkan petugas.

Ibu-ibu tersebut menolak diperiksa dan merajuk pada petugas.

Bahkan ibu tersebut sampai menawarkan uang damai supaya bisa lolos dari rapid test.

"Tidak mau Pak ah, saya sehat kok. Damai saja Pak, kalau harus bayar berapa," ucap perempuan yang mengaku warga Gekrong, Cianjur itu.

Sontak, petugas dan orang yang ada di sekitar lokasi itu dibuat tertawa dengan ucapannya tersebut.

Konser Amal yang Diselenggarakan MPR Dianggap Abaikan Protokol Kesehatan, Bamsoet: Salahkan Saya

Herman pun lantas memberikan penjelasan terkait pentingnya rapid test di tengah pandemi corona, sehingga ibu itu pun akhirnya bersedia.

"Mungkin hanya kaget saja karena mau rapid test, sehingga bicara seperti itu," ucap Herman.

Herman mengatakan, rapid test akan terus digelar di sejumlah tempat umum yang ramai, seperti pasar, pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan.

Disinggung Karni Ilyas Jatim Banyak Corona, Emil Dardak: Kita akan Ekspose Banyak Kasus Positif Baru

Halaman
12
Sumber: Tribun Video
Tags:
Virus CoronaCianjurRapid Test
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved