Breaking News:

Virus Corona

PSBB di Jabar Menggembirakan, Ridwan Kamil Peringatkan 'Ancaman' OTG: Pemudik Sudah Bocor 300 Ribu

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya sudah cukup baik.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Channel YouTube tvonenews
Ridwan Kamil di acara Kabar Petang tvOne pada Sabtu (17/5/2020). 

Wacana Relaksasi PSBB

Melihat perkembangan kasus yang membaik di Jawa Barat, Gubenur Jabar Ridwan Kamil telah berencana melakukan pelonggaran PSBB.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menegaskan relaksasi PSBB sudah diperhitungkan oleh para ahli.

Nantinya relaksasi PSBB di tiap wilayah akan mengacu pada hasil evaluasi perkembangan kasus Covid-19 di daerah yang bersangkutan.

PENGENDARA sepeda motor diperiksa saat melewati check point PSBB Kabupaten Bandung di Jalan Terusan Buahbatu, Kamis (30/4).
PENGENDARA sepeda motor diperiksa saat melewati check point PSBB Kabupaten Bandung di Jalan Terusan Buahbatu, Kamis (30/4). (TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA)

 

 Hanya Yogyakarta, Satu-satunya Provinsi di Pulau Jawa yang Kawasannya Belum Menerapkan PSBB Covid-19

Dikutip dari YouTube metrotvnews, Kamis (14/5/2020), awalnya Ridwan Kamil menjelaskan bahwa keputusan Pemerintah Provinsi Jabar sudah diperhitungkan dengan data ilmiah.

"Setiap keputusan di jabar didasar landasan ilmiah," ujarnya.

Pertama Ridwan Kamil menyinggung soal perhitungan para ahli tentang penerapan PSBB di Jabar.

Ia mengatakan Jabar telah mengambil langkah optimal dengan menerapkan PSBB dalam skala provinsi yang mencakup 27 daerah.

"Skenario terbaik adalah dari hasil kajian ilmiah kalau PSBBnya dilakukan skala provinsi dan itu sudah kami lakukan dengan total 27 daerah," ujar dia.

Tren Penurunan Kasus

Selanjutnya Ridwan Kamil menyinggung soal tren penurunan kasus Covid-19 di Jabar.

Ia mengatakan dari akhir April lalu jumlah pasien di rumah sakit telah turun dari 430 kasus menjadi 350 hingga 340 kasus.

"Ini mengindikasikan pasien Covid positif yang harus dirawat di rumah sakit hanya 30 persen," kata Ridwan Kamil.

"Yang meninggal juga turun dari tujuh orang per hari menjadi empat orang per hari, tingkat kesembuhan naik dua kali lipat," lanjutnya.

 Usulkan PSBB Pulau Jawa, Pakar Epidemiologi Sebut Lebih Mudah: Bukan Meninggalkan Pulau Lain

Evaluasi Tiap Wilayah

Halaman
123
Tags:
PSBBJawa BaratRidwan Kamil
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved