Breaking News:

Virus Corona

Jatim Corona Terbanyak ke-2, Khofifah Izinkan Salat Ied di Masjid: PSBB Pembatasan Bukan Penghentian

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa baru saja memutuskan bahwa Sholat Ied boleh dilaksanakan di masjid.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Youtube/KompasTV
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa baru saja memutuskan bahwa Sholat Ied boleh dilaksanakan di masjid. 

Menurutnya, pertambahan kasus Virus Corona semakin kentara karena kini Indonesia mampu melakukan pengetesan lebih banyak.

"Ya tadi kan sudah disampaikan ada kemungkinan memang bahwa kita semakin mempunyai kemampuan untuk melakukan pemeriksaan test molekuler pcr," ujar Ari.

Ia lantas menyinggung ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin pengetasan Virus Corona dilakukan sampai empat hingga lima ribu per hari.

"Karena lab-lab yang terlibat juga semakin banyak walaupun kemarin Pak Presiden bilang empat ribu sampai lima ribu kan sample perhari."

"FK UI sendiri sejak seminggu terakhir ini bisa memeriksa sample 500 per hari," jelasnya.

Sehingga, Ari menilai bahwa Virus Corona di Indonesia sebenarnya cukup banyak.

Namun, sebelumnya belum dapat terdeteksi dengan cepat.

 WHO Peringatkan Virus Corona Tak akan Pernah Hilang Layaknya HIV: Kita Bersikap Realistis

"Jadi artinya memang sebenarnya bahwa sebenarnya kasus kita itu banyak di lapangan, cuma memang kasus ini belum terdeteksi secara cepat."

"Seperti yang disampaikan diperiksa kan 100 ribuan lebih ya tapi yang baru terkonfirmasi 16 ribu sekian," ujar dia.

Ari memprediksi dengan makin banyak pengetesan maka tidak akan aneh jika kemudian hari penambahan jumlah pasien Virus Corona semakin tambah banyak.

"Jadi artinya memang apa kita bisa saja prediksi dalam beberapa hari ke depan dengan semakin luasnya pemeriksaan ini angka ini semakin tinggi," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Ari memperingatkan daerah-daerah mana yang paling banyak pasien Virus Corona.

"Tapi di satu sisi yang musti diperhatikan kasus kasus tinggi ini dari daerah mana saja gitu," sambung Ari.

 Virus Corona Dinilai Jauh Lebih Parah dan Berbahaya daripada Flu Biasa, Apa Alasannya?

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta kini masih berada di posisi pertama jumlah kasus Virus Corona terbanyak.

Sedangkan, jumlah pasien Virus Corona Jawa Timur sudah menyalip Jawa Barat.

"Apakah daerah-daerah baru misalnya kita bisa lihat sekarang DKI masih di list di dalam jumlah kasus 5 ribuan dan yang dirawat di rumah sakit sekitar 2 ribuan."

"Jawa Barat sudah mulai di posisi ketiga, Jawa Timur sekarang malah naik gitu loh," imbaunya.

Lihat videonya mulai menit ke-3:24:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
Virus CoronaCovid-19Jawa TimurSalat Iedpembatasan sosial berskala besar (PSBB)Khofifah Indar Parawansa
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved