Terkini Daerah
Polisi Tangkap Ketua Geng Motor di Medan, Warga Langsung Jejer 10 Karangan Bunga di Pinggir Jalan
Karangan bunga sebanyak 10 papan terpasang di Bundaran SIB di Jalan Gatot Subroto, Medan, pada Jumat (15/5/2020) pagi.
Editor: Claudia Noventa
Semua papan bunga tersebut bertuliskan apresiasi dan terima kasih kepada Polrestabes Medan.
Para warga berterima kasih lantaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pengeroyokan dan penganiayaan oleh geng motor Ezto yang mengakibatkan korban seorang remaja mengalami cacat permanen.

• VIDEO Penumpang Jazz Selamatkan Diri dari Himpitan Truk dan Pajero saat Kecelakaan Beruntun di Medan
Seorang warga Mabar, Kecamatan Medan Deli, Hendra yang ditemui saat mengambil foto papan bunga tersebut mengaku tertarik dengan pesan yang tertulis di papan ucapan itu.
Menurutnya, pengungkapan kasus kejahatan yang dilakukan di Medan, khususnya terkait geng motor, memang sudah seharusnya dilakukan.
"Iya, harus cepat ditangani. Geng motor ini kan membikin resah masyarakat. Ini bagus, mau kasusnya sudah lama pun, polisi tetap mengejar dan ada yang tertangkap. Terima kasih dan salut lah sama polisi yang serius menangani masalah geng motor ini," katanya, Jumat pagi.
Dalam rekaman suara saat konferensi pers terkait pengungkapan kasus geng motor Ezto, Kapolrestabes Medan Kombes Pol JE Isir di Mapolrestabes Medan pada Kamis (14/5/2020) siang mengatakan, pada tanggal 23 dan 24 Maret 2019 telah terjadi aksi anarkistis dari kelompok geng motor Ezto yang dipimpin Fernando Imanuel Sinurat alias Nando.
"Melakukan perbuatan pengeroyokan, penganiayaan, perusakan terhadap barang juga yang terjadi di Jalan Gaperta Ujung, kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia," katanya.
• Pernyataan YouTuber Indira Kalistha soal Covid-19 Viral, Sumi Beri Dukungan: Mereka Nggak Ngerti Aja
Dalam kasus ini, pihaknya sudah menangkap 5 orang pelaku. Mereka adalah Ganiari Christian Rajagukguk, David Mangatas Nadapdap, Harianto Fransiskus Manalu, Nor Kharis Setiansya dan Jupriandy Lymanto Simare-mare pada tahun 2019 dan saat ini telah dipidana menjadi warga binaan di Rutan Klas 1 Tanjung Gusta Medan.
"Lima tersangka ditangkap, 13 ditetapkan sebagai DPO. Dalam proses pengembangannya, 3 DPO itu ditangkap oleh rekan Reskrim Polsek Helvetia yaitu, Fernando Imanuel Sinurat, ketua Geng Motor Ezto, Daniel MT. Sinurat, adiknya, dan Jonathan Roy Putra Hutapea," katanya.
Fernando, Daniel dan Jonathan ditangkap pada Jumat (24/4/2020) setelah petugas mendapat informasi keberadaan ketua geng motor tersebut di Jalan Cempaka, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia. Petugas mengamankan mereka pada pukul 00.30 WIB.
Dalam kasus ini, ada 18 orang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan polisi telah menangkap 8 orang. Sisanya 10 orang lagi DPO.
"Masih ada 10 lagi yang akan kita tetap cari dalam waktu yang tidak terlalu lama. Target waktu 1 bulan, silakan menyerahkan diri," katanya.
Isir mengecam aksi brutal yang dilakukan geng motor tersebut dan mengingatkan geng motor lain agar tidak melakukan kekacauan keamanan.
Pihaknya tidak akan segan untuk memberikan tindakan tegas, keras dan terukur kepada geng motor yang melakukan aksi kekerasan.
"Tolong kepada orangtua, benar-benar perhatikan anak-anaknya. Jangan tergabung kelompok geng motor yang bisa melakukan tindakan melawan hukum yang kemudian menimbulkan korban seperti anak kita, adik kita yang sekarang harus berhenti sekolah, proses pemulihan masih berlanjut," katanya sambil menunjuk ke layar foto yang memperlihatkan kondisi korban.
• Cerita Penumpang yang Ikut Antrean Panjang di Soetta, Instruksi Tak Jelas dan Jaga Jarak Diabaikan