Breaking News:

Terkini Daerah

Disekap Selama 4 Tahun, Anak Kembali Bertemu Orangtuanya, Dijadikan Pengamen sampai Mencuri

Korban penculikan berinisial JNF (13) akhirnya dapat bertemu kembali dengan orang tuanya.

UPI.com
Ilustrasi penculikan 

TRIBUNWOW.COM - Korban penculikan berinisial JNF (13) akhirnya dapat bertemu kembali dengan orang tuanya.

Dilansir TribunWow.com, suasana haru menyelimuti pertemuan anak perempuan dengan orang tua tersebut di gedung Bareskrim Polri.

Tampak sang ibu langsung mendekap anaknya yang sempat dinyatakan hilang tersebut di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Korban penculikan di Cipayung, Jakarta Timur kembali bertemu orang tuanya, Rabu (13/5/2020).
Korban penculikan di Cipayung, Jakarta Timur kembali bertemu orang tuanya, Rabu (13/5/2020). (Capture YouTube TvOne)

Fakta Babysitter Rekayasa Penculikan, Peras Majikan demi iPhone 11: Tak Menyesal, Saya Suka Bohong

Keduanya tampak menangis terharu karena dapat bertemu lagi.

Selain JNF, ditemukan pula seorang anak berinisial RTH di rumah tersangka JP alias AS yang terletak di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui ternyata RTH telah diculik selama empat tahun.

Awalnya tersangka menyamar menjadi sopir angkot dan berpura-pura mengajak korban untuk menemui anaknya.

Berdasarkan pemeriksaan, motif tersangka adalah untuk mengeksploitasi anak yang diculiknya dengan disuruh menjadi pengamen atau pengemis.

Hal tersebut disampaikan Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam tayangan TvOne, Rabu (13/5/2020).

"Diawali dengan adanya laporan dari orang tua salah satu korban yang namanya JFH di Polsek Cipayung pada 15 April 2020," kata Ahmad Ramadhan.

"Akhirnya ditemukan pelaku di daerah Sentra Grosir Cikarang," lanjut dia.

Dari laporan tersebut polisi melakukan penelusuran dan menemukan pelaku ternyata juga menculik anak lainnya.

"Ternyata selain korban JNF, juga ada korban lainnya yaitu RTH, yang ternyata diculik pelaku selama empat tahun," papar Ramadhan.

Viral Babysitter Diculik dan Digantung, Polisi: Korban Sempat Buat Laporan Penipuan Belanja Online

"Jadi sejak umur 8 tahun sampai saat ini berumur 12 tahun," ungkapnya.

Ramadhan menuturkan pelaku selalu berpindah-pindah tempat membawa anak-anak culikannya.

Hal tersebut ia lakukan untuk menghindari ketahuan.

"Kontrakannya pindah, kadang tidur di masjid, di SPBU," jelas dia.

Ia lalu mengungkapkan alasan pelaku melakukan penculikan adalah untuk dieksploitasi secara ekonomi.

"RTH ini dieksploitasi oleh pelaku, diajak mengemis dan mengamen," ungkap Ramadhan.

Berdasarkan penelusuran, tindak penculikan tersebut diduga dilakukan secara individu dan bukan bagian dari sindikat tertentu.

"Di TKP juga ditemukan dua sepeda motor. Menurut pengakuan tersangka, kedua kendaraan bermotor tersebut adalah hasil pencurian," jelas Ramadhan.

"Jadi pencurian kendaraan bermotor, di TKP kita menemukan plat nomor yang berbeda-beda," lanjut dia.

Sementara itu, korban RTH belum dapat dipertemukan dengan orang tuanya.

RTH yang diculik sejak usia 8 tahun tidak mengingat di mana rumahnya.

"Menurut pengakuan RTH, seingatnya hanya tinggal di sekitaran Tanjung Priok, Jakarta Utara," papar Ramadhan.

"Tapi untuk tepatnya dia belum tahu betul. Saat ini kami masih dalam pencarian kedua orang tuanya," tutupnya.

Bocah 5 Tahun Jadi Korban Dugaan Penculikan dan Pelecehan Seksual di Yogya, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Lihat videonya mulai dari awal:

(TribunWow.com/Brigitta Winasis)

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved