Breaking News:

Virus Corona

Wacana PSBB Selesai Juni, Pakar Epidemiologi Sebut Jangan Percaya: Perilakunya Masih Amburadul

Ahli epidemiologi Pandu Riono menanggapi wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang disebut dapat mulai dilonggarkan pada bulan Juni.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture Youtube KompasTV
Ahli epidemologi Pandu Riono menilai PSBB belum siap dilonggarkan pada bulan Juni, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Ahli epidemiologi Pandu Riono menanggapi wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang disebut dapat mulai dilonggarkan pada bulan Juni.

Dikutip TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat dihubungi oleh Kompas TV, Minggu (10/5/2020).

Seperti diketahui, sejumlah daerah tengah menerapkan PSBB demi menghambat penularan Virus Corona (Covid-19).

Keluar Tol Baros - Petugas melakukan pemeriksaan pada seluruh kendaraan yang keluar gerbang Tol Baros saat memasuki Kota Cimahi di jalan HMS Mintareja SH, Baros, Sabtu (02/05/2020). Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat dalam rangka mempercepat penanganan covid-19 akan dimulai 6 Mei mendatang. TRIBUN JABAR/zelphi
Keluar Tol Baros - Petugas melakukan pemeriksaan pada seluruh kendaraan yang keluar gerbang Tol Baros saat memasuki Kota Cimahi di jalan HMS Mintareja SH, Baros, Sabtu (02/05/2020). Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat dalam rangka mempercepat penanganan covid-19 akan dimulai 6 Mei mendatang. TRIBUN JABAR/zelphi (TRIBUN JABAR/ZELPHI)

Isu Izin Perusahaan Dicabut saat PSBB, Sandiaga Uno Kecam Pelaksanaan: Ide Bagus, Koordinasi Buruk

PSBB tersebut meliputi ditutupnya sejumlah fasilitas publik dan larangan transportasi antardaerah.

Meskipun begitu, Kementerian Koordinator Perekonomian memprediksi PSBB sudah mulai dapat dilonggarkan pada bulan Juni mendatang.

Pandu Riono sebagai pakar epidemiologi kemudian menanggapi wacana tersebut.

"Mereka tidak memodelkan," komentar Pandu Riono.

Ia kemudian mengomentari cara kajian yang dilakukan Kemenko Perekonomian.

"Kemenko Perekonomian itu menetapkan tanggal-tanggal yang mereka tetapkan sendiri," papar Pandu Riono.

"Mungkin mengandalkan pemodelan yang bisa memprediksi tanggal," lanjut dia.

Menurut Pandu Riono, meragukan hasil kajian yang dilakukan Kemenko Perekonomian hanya berbasis data mereka sendiri.

"Kalau ada pemodelan yang sampai memprediksi tanggal, jangan dipercaya karena tidak mungkin," tegas Pandu.

Pandu menilai hasil rapat internal Kemenko Perekonomian tentang skema pelonggaran PSBB tidak tepat.

Ia kemudian mengungkapkan hal-hal yang harus diperhitungkan dalam wacana pelonggaran PSBB.

Isu PSBB Dilonggarkan, dr Erlina Burhan Punya Permintaan ke Jokowi: Saya Tidak Bisa Membayangkan

"Saya tidak tahu dasarnya apa, tapi sebelum dibuka harus ada memenuhi tiga indikator penting," kata Pandu Riono.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/4
Tags:
PSBBJuniEpidemiolog
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved