Virus Corona
Isu Izin Perusahaan Dicabut saat PSBB, Sandiaga Uno Kecam Pelaksanaan: Ide Bagus, Koordinasi Buruk
Politisi sekaligus pengusaha Sandiaga Uno mengkritisi izin usaha yang hendak dicabut saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Selain itu, aturan ini dapat berakibat buruk pada perusahaan, terutama yang memiliki cabang di luar wilayah DKI Jakarta.
• Dampak Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Berencana Potong Tunjangan hingga Tiadakan THR PNS
"Beberapa perusahaan yang terjebak dalam perintah penutupan sebenarnya mendapatkan izin usaha dari pemerintah pusat," papar Sandiaga.
"Sebab mereka memiliki pabrik di luar Jawa Barat atau di daerah lain," lanjutnya.
Menurut dia, beberapa perusahaan harus tetap buka agar rantai usahanya di daerah lain tetap berjalan.
"Namun kantor pusat mereka ada di Jakarta dan kantor pusat harus tetap buka untuk mengerjakan izin ekspor dan izin lainnya," jelas Sandiaga.
"Karena pabrik tetap beroperasi, mereka tetap harus mempertahankan rantai persediaan," lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
"Inilah yang kita sebut cara terbaik mempertahankan rantai persediaan," tambahnya.
Selain itu, menurut dia perlu ada komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah.
"Namun jika kita tidak memiliki koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, kita akan melihat situasi seperti ini," kata Sandiaga.
Pasalnya izin operasional perusahaan juga akan berdampak pada para pekerja yang rentan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Suatu perusahaan yang dapat izin dari pusat untuk membuka pabrik mereka sebagai lapangan pekerjaan," tambah Sandiaga.
• Trending Topic GoodbyeSandiagaUno di Twitter, Sandiaga Uno Gabung Relawan Jokowi Bagi Bansos
Lihat videonya mulai menit 1:00
Kaitkan Covid-19 dengan Cara Kampanye Politik
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengkaitkan pandemi Virus Corona (Covid-19) akan berpengaruh terhadap cara kampanye para politisi.