Virus Corona
Sekretaris Mike Pence hingga Valet Donald Trump Positif Corona, Presiden-Wapres AS Dites Tiap Hari
Covid-19 sudah memasuki Gedung Putih Amerika Serikat, valet pribadi Presiden Donald Trump hingga sekretaris Wakil Presiden, Mike Pence.
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Terima kasih atas doa dan doa kalian," tulisnya.
"Saya baik-baik saja dan berharap untuk kembali bekerja untuk rakyat Amerika," tambah Miller.
• Eucalyptus, Produk Antivirus Corona yang Diluncurkan Kementan, Bisa Bunuh Virus Covid-19?
• Penularan Corona Meningkat, Pandu Riono Soroti Tingkat Kepatuhan Masyarakat: PSBB Masih Top Down
Sebelumnya di hari yang sama, sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengkonfirmasi bahwa seorang anggota tim Pence positif Corona.
Tetapi dia tidak menyebutkan dengan jelas siapa orang yang dimaksud.
Akibat kabar diagnosa Corona oleh Miller, perjalanan Wapres Pence ke Iowa ditunda lebih dari satu jam.
Lantaran ada enam staf Pence lainnya yang memiliki kontak dengan Miller, sehingga rombongan itu dipindahkan dari Angkatan Udara Dua sebelum lepas landas.
Para wartawan kemudian diberi tahu bahwa mereka yang turun dari pesawat harus diuji Virus Corona dan dinyatakan negatif.
Kini Gedung Putih melakukan lebih banyak tes Covid-19 untuk jurnalis, karena Miller sering berhubungan dengan pers.
• Aksi Pembobolan Rekening Meningkat di Tengah Wabah Corona, Jangan Berikan Kode Ini pada Siapapun
2. Valet Pribadi Donald Trump
Kabar Miller yang positif corona terjadi sehari setelah salah satu valet pribadi Trump juga terjangkit Covid-19.
Menyusul hal ini, Trump mengatakan kepada pers bahwa dia dan Pence akan dites setiap harinya.
Sebelumnya, seorang juru bicara mengatakan ada pegawai pemerintah Gedung Putih yang mengidap virus Covid-19.
Namun dia menolak mengonfirmasi hubungan staf itu dengan Donald Trump.
"Kami baru-baru ini diberitahu oleh Unit Medis Gedung Putih bahwa seorang anggota Militer Amerika Serikat, yang bekerja di Gedung Putih, telah dites positif untuk Coronavirus," kata Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Hogan Gidley dalam sebuah pernyataan.
"Presiden dan Wakil Presiden sejak itu dinyatakan negatif untuk virus dan mereka tetap dalam kesehatan yang baik," sambungnya.